Jhoni Allen: Kami yang Meminang Moeldoko Jadi Ketum Demokrat

Kiswondari, Sindonews · Selasa 09 Maret 2021 04:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 337 2374595 jhoni-allen-kami-yang-meminang-moeldoko-jadi-ketum-demokrat-lP0MD9nVcX.jpg Jhoni Allen Marbun (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pendiri, kader dan eks kader Partai Demokrat telah berhasil menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) pada Jumat 5 Maret 2021 lalu, dan memilih Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) versi KLB.

Pimpinan Sidang KLB Demokrat, Jhoni Allen Marbun menjelaskan alasan dipilihnya Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat dalam KLB, karena melihat adanya krisis kepemimpinan di Partai Demokrat.

“Saya perlu menjelaskan terhadap opini yang berkembang di mana bapak jenderal doktor Moeldoko menjadi Ketum Partai Demokrat hasil KLB 2021. Bahwa bapak Moeldoko tidka pernah berkeinginan masuk kepada Partai Demokrat, namun kami beberapa senior Partai Demokrat melihat adanya krisis kepemimpinan dan krisis demokrasi di tubuh Partai Demokrat,” kata Jhoni dalam video yang dibagikan, Senin (9/3/2021) malam.

Baca juga:  AHY Akan Maafkan Moeldoko jika Akui Kekeliruan Kudeta Demokrat

“Kami meminang bapak Moeldoko untuk mau bergabung dengan Partai Demokrat,” sambungnya.

Oleh karena itu, sambung Jhoni, pihaknya melakukan KLB secara konstitusional melalui tahapan-tahapan tata beracara Kongres Partai Demokrat, sekaligus membatalkan struktur Majelis Tinggi yang mengamputasi demokrasi di Demokrat.

“(Semua keputusan) Ini harus atas persetujuan Majelis Tinggi. Itu bertentangan dengan UU Partai Politik Pasal 5 ayat 2,” terang politikus Senayan itu.

 Baca juga: DPD Demokrat Kalteng Bakal Umumkan Kader Pengkhianat yang Ikut KLB Deliserdang

Jhoni pun mengklaim bahwa KLB yang diselenggarakan di Deli Serdang konstitusional, pemilihan Moeldoko menjadi Ketua Umum juga keputusan yang sah, karena dilalui oleh mekanisme, aturan yang semestinya.

“Ada proses pencalonan di mana ada dua nama yang muncul, yaitu Moeldoko dan Marzuki Alie, pada voting selanjutnya suara Moeldoko melebihi Marzuki Alie. Karena itu kehadiran pak Moeldoko menjadi Ketum Partai Demokrat,” ujar Jhoni.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini