TNI-Polri hingga ASN Dilarang Bepergian pada Libur Panjang

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 08 Maret 2021 19:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 337 2374479 tni-polri-hingga-asn-dilarang-bepergian-pada-libur-panjang-auOhOBIjIH.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo melarang para Aparatur Sipil Negara (ASN), Anggota TNI, Polri serta karyawan BUMN untuk bepergian pada saat libur Isra Mi'raj pada 11 Maret dan hari raya Nyepi 14 Maret 2021.

“Bapak Menko Perekonomian memerintahkan saya untuk membuat Surat Edaran larangan bepergian bagi ASN, TNI, Polri dan juga serta himbauan kepada swasta,” ungkap Doni dalam Konferensi Pers Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Tahap 3 secara virtual, Senin (8/3/2021).

“Pada saat kegiatan liburan yang akan datang yaitu Isra Mi'raj pada tanggal 11 Maret dan juga libur hari raya Nyepi pada tanggal 14, pemberlakuan pada aturan yang sebelumnya,” jelas Doni.

Doni pun menegaskan agar para pimpinan instansi melakukan pengawasan yang ketat. “Kemudian bagaimana dengan pengawasannya kami berharap para pimpinan instansi terutama TNI, Polri dan juga Kementerian Dalam Negeri serta BUMN, bisa betul-betul mengawasi anggota dan karyawan masing-masing,” katanya.

Baca Juga : DKI Perpanjang PPKM Mikro, Anies: Isra Mikraj & Nyepi di Rumah Saja

Doni mengatakan pemerintah tidak bisa melarang untuk swasta. Namun, dia mengatakan saat ini telah melakukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin). “Sedangkan untuk swasta tentunya pemerintah tidak bisa melarang. Bapak Menko sudah mengingatkan saya untuk melakukan koordinasi dengan KADIN khususnya, agar KADIN pun bisa membantu menyampaikan pesan kepada seluruh pimpinan perusahaan,” katanya.

Jika hal ini dipatuhi, kata Doni, maka kasus Covid-19 akan terkendali. “Kalau ini bisa dipatuhi maka kita bisa mengendalikan kasus Covid ini pada periode akan datang. Nah kalau ini semua bisa dipatuhi maka kita akan bisa menekan kasus harian dan juga kasus aktif dan pada akhirnya kita juga bisa mengurangi angka kematian,” katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini