Massa Moeldoko Mulai Bergerak ke Kemenkumham

Tim Okezone, Okezone · Senin 08 Maret 2021 12:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 337 2374156 massa-moeldoko-mulai-bergerak-ke-kemenkumham-NY4yOeROtE.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA – Sejumlah kader Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, mulai bergerak ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/3/2021).

(Baca juga: Jalan Rasuna Said Jadi 'Lautan Biru', Teriakan Lawan Moeldoko Bergema Depan Kemenkumham)

Massa akan mendampingi anggota Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deliserdang, yang akan mendaftarkan kepengurusan mereka ke Kemenkumham.

Ketua KSP Perjuangan, Bea Thor Suryadi mengatakan, pendaftaran akan dilakukan langsung oleh Sekjen Partai Demokrat terpilih versi KLB, Jhoni Allen Marbun. "Hari ini Jhoni Allen dan kawan-kawan daftar ke Kemenkumham," ujarnya.

(Baca juga: Sambangi Kemenkumham, AHY Orasi Berapi-api Siap Lawan Moeldoko Cs)

Dia melanjutkan, dasar yang dipakai Jhoni Cs untuk mendaftarkan kepengurusan adalah AD/ART Partai tahun 2005. Adapun menurutnya, posisi Moeldoko memang diminta peserta KLB untuk menjadi Ketua Umum. Sehingga, jabatannya sebagai Ketum anugerah dan dia menganggap siapa pun pasti bersedia. "Setelah jadi Ketum, Moeldoko dikasih KTA karena sudah jadi kader Partai Demokrat," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah menyebut pihaknya menerjunkan tiga kompi polisi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Pengamanan dilakukan untuk mencegah bentrokan antara kubu Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan KLB Deliserdang.

"Sebanyak 3 kompi kita turunkan. Ini supaya sebenarnya jaga kamtibnas, menjaga supaya tidak ada bentrok antar kubu intinya ke arah sana," ucap Azis di Kemenkumham.

Azis melanjutkan, nantinya hanya perwakilan saja yang dapat diperkenankan masuk ke Kemenkumham. Sementara yang tidak berkepentingan dari masing-masing kubu dilarang masuk.

"Ya sudah, komunikasi dengan pihak Kumham sini jadi yang boleh masuk hanya beberapa orang sudah dipilih mewakili suara saja yang lain di luar saja supaya tidak ramai. Prokes kita sudah koordinasi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini