Insentif Belum Dibayar, 6.509 Relawan Contact Tracer Bikin Petisi

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 08 Maret 2021 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 08 337 2374115 insentif-belum-dibayar-6-509-relawan-contact-tracer-bikin-petisi-J03ykV1BM6.jpg Tenaga kesehatan. (Ilustrasi/Foto : Sindo)

JAKARTA - Perwakilan Contact Tracer se-Indonesia mengajukan petisi kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menuntut pembayaran hak insentif selama lebih dua bulan yang belum dibayarkan.

Dalam petisi di change.org tersebut, diketahui saat ini Indonesia memiliki relawan contact tracer sebanyak 6.509 orang. Contact Tracer bekerja di lingkungan puskesmas yang tersebar di 61 kota/kabupaten, 13 provinsi.

Contact tracer adalah tenaga kesehatan yang bertugas membantu puskesmas untuk meningkatkan pelacakan kontak erat, pemantauan pasien Covid-19, dan tugas lainnya yang mendukung penanganan Covid-19.

Meskipun peran dari contact tracer dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat dan Puskesmas, tapi hak insentif yang diberikan pihak BNPB belum juga tiba. Insentif bulan Januari dan Februari 2021 belum dibayarkan padahal sebelumnya dijanjikan dibayar setiap akhir bulan.

Baca Juga : Satgas : Okupansi RS di Jawa-Bali Menurun, Kecuali DKI Jakarta

“Bahkan beberapa orang menyatakan insentifnya di bulan Desember 2020 pun belum menerima. Hal ini membuat Contact Tracer kesulitan karena pekerjaan ini menjadi mata pencaharian utama di masa pandemi,” tulis Perwakilan Contact Tracer se-Indonesia yang dikutip MNC Portal Indonesia, Senin (8/3/2021).

Selain itu, relawan adalah tenaga kesehatan yang berisiko tinggi terpapar Covid-19, tetapi tidak mendapat jaminan kesehatan maupun kompensasi insentif ketika dinyatakan positif Covid-19 dari tempat kerja. Sehingga jika kami dinyatakan positif kemudian harus isolasi mandiri atau dirawat pun, insentif harian tidak dihitung.

Dalam petisi itu, Perwakilan Contact Tracer se-Indonesia pun mendesak hak insentif harus dibayarkan sebelum selesai kontrak yaitu tanggal 31 Maret 2021.

Baca Juga : Doni Monardo Soroti Testing Covid-19 di Daerah Menurun

“Maka dari itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendesak BNPB segera memberikan seluruh hak insentif kami sebelum selesai kontrak yaitu tanggal 31 Maret 2021. Kemudian besar harapan kami bagi Contact Tracer selanjutnya, wajib dibekali jaminan kesehatan dan kebijakan kompensasi insentif jika terpapar Covid-19 sebagai bentuk perlindungan Negara terhadap Relawan.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini