Kisah Mistis Penggembala Kambing Hilang 40 Hari di Tanah Gantarawang Banten

Doddy Handoko , Okezone · Minggu 07 Maret 2021 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 07 337 2373633 kisah-mistis-penggembala-kambing-hilang-40-hari-di-tanah-gantarawang-banten-AM17iLol4c.jpg Foto: Thunderfeed

WILAYAH Banten menyimpan tempat-tempat angker yang misterius. Mulai dari Serang sampai Rangkasbitung terdapat lokasi yang dikenal dihuni siluman, kaum bunian. Daerah itu antara lain tanah Gantarawang, desa Caringin kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang.

Kawasan tanah Gantarawang, berupa tanah lapang yang ditumbuhi alang-alang adalah bagian terbesar dari tempat yang angker. Konon katanya pusat tempat angker di Banten berasal dari Gantarawang. Disana disebut-sebut kerajaan siluman. Sehingga orang hati-hati jika membicarakan Gantarawang , istilahnya takut kesambet atau kena tulah.

“Gantarawang merupakan pusat kerajaan hantu. Beberapa peristiwa gaib pernah terjadi disana yang mendirikan bulu roma,”ujar K.H. Amas Tajudin (pemimpin pondok Pesantren Ahla Dzikri) di Serang ,Banten.

Dijelaskannya, makhluk halus yang menghuni di Gantarawang sebangsa siluman. Konon siluman penghuni itu berasal dari prajurit Raja Pucukumun. Alkisah, dulu terdapat kerajaan sebelum Kerajaan Banten Islam, nama kerajaannya Medang Gili, Rajanya bernama Pucukumun. Kerajaan kecil ini dibawah kerajaan Pajajaran bagian barat yaitu Pakuan. Penduduk kerajaan itu mayoritas memeluk agama Budha.

Ketika Hasanudin datang menyebarkan agama Islam terjadilah perang tanding. Mereka menyatakan tidak mau memeluk agama Islam. Maka diatur perjanjian, pihak yang kalah harus meninggalkan Medang Gili. Merunut dari sejarah, perang tanding itu terjadi di wilayah Banten Girang. Sultan Hasanudin dibantu santrinya Ki Agus Jo dan Ki Mas Jong.

Dalam pertempuran Raja Pucukumun kalah. Sesuai perjanjian, dia pergi dari Medang Gili, lenyap tak berbekas. Dia tidak diketahui keberadaannya, Cuma petilasannya yang tersisa.

Pengikut-pengikutnya melarikan diri ke segala penjuru, ke Malingping, Kanekes, Cibeo. Mereka yang kabur ke Malingping menjadi Suku Badui.

Di Gantarawang pernah serombongan peneliti hilang separuh. Anggota rombongan yang selamat ketika ditanya kebingungan. Ada yang mengatakan diajak wanita cantik, padahal yang mengajak dirinya adalah lelembut berwujud Peri. Peristiwa ini sekitar tahun 2000-an.

" Jika melihat lokasinya, tempat itu tidak menyeramkan, cuma gundukan lapangan dan pepohonan. Jika masuk kesitu yang bagus peruntungannya bisa kembali dengan selamat. Nah, jika tidak beruntung bisa-bisa tidak bisa pulang"terangnya.

Muncul cerita, seseorang tinggal sekitar 150 km dari Gantarawang. Dia penggembala kambing di Gantarawang. Tiba-tiba dia menghilang tak jelas juntrungannya.

Keluarganya pun sibuk mencari kesana –kemari. Dia tiba-tiba muncul lagi setelah 40 hari. Suaranya sudah tidak jelas. Dia bercerita ketika sedang menggembala diajak makhluk halus naik kereta yang sangat indah. Tahu-tahu dia ada di Gantarawang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini