Doni Monardo Tinjau Kesiapan KBM Tatap Muka di Perguruan Tinggi Kemenhub

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Sabtu 06 Maret 2021 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373500 doni-monardo-tinjau-kesiapan-kbm-tatap-muka-di-perguruan-tinggi-kemenhub-TAQPZb7ttC.jpg Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto : BNPB)

JAKARTA - Kepala BNPB Doni Monardo meninjau Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) di Curug, Tangerang, pada Sabtu (6/3/2021). Di sana, Doni Monardo meninjau kesiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka di salah satu perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dalam rangka pemenuhan standar pembelajaran sesuai dengan ketentuan Intrernational Civil Aviation Organization (ICAO) untuk penerbangan dan International Maritime Organization (IMO) untuk pelayaran. Sejumlah perguruan/sekolah tinggi berbasis transportasi tengah menyiapkan kegiatan belajar mengajar dengan cara tatap muka. Hal itu mengingat sekolah kejuruan memiliki perbandingan kegiatan praktik lebih besar dibandingkan kegiatan teori.

Doni Monardo yang juga Ketua Satgas Covid-19 menyampaikan perlunya penerapan protokol kesehatan dalam proses KBM.

"Penting sekali bagi para peserta didik termasuk pengasuh untuk di cek status kesehatannya, apabila pengasuh punya komorbid sebaiknya tidak melakukan pertemuan fisik" ujar Doni, dalam siaran pers yang diterima, Sabtu (6/3/2021).

Dalam proses belajar mengajar terutama bidang penerbangan diperlukan adanya kegiatan praktik untuk menunjang metode pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa kebiasaan baru dengan screening awal yang cukup ketat.

Mulai dari peserta didik memasuki asrama dilakukan pengecekan suhu, pengisian formulir kesehatan, dilanjutkan swab antigen oleh petugas lengkap dengan berpakaian Alat Pelindung Diri (APD). Apabila ada yg terdeteksi reaktif maka segera diarahkan ke ambulans untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Baca Juga : Donor Plasma Konvalesen, Doni Monardo: Tidak Menyeramkan

Budi Karya Sumadi yang mendampingi Doni Monardo menyampaikan, telah disiapkan ambulans dan APD lengkap untuk mendukung kebiasaan baru dalam proses belajar mengajar.

"Kami sudah siapkan ambulans apabila ada yg terdeteksi OTG dan sedia selalu seragam APD," ujar Budi.

Setelah itu, sterilisasi juga dilakukan pada semua perangkat pendukung dalam kegiatan belajar termasuk pesawat latih. Penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara berkala dan terjadwal guna menjaga kebersihan.

Doni berpesan, kebiasaan baru ini harus dimonitor dan dilaksanakan secara disiplin.

Baca Juga : Doni Monardo: Semoga Pandemi Covid-19 Dapat Dikendalikan pada 17 Agustus

"Manajemen agar mengatur supaya tidak banyak orang keluar masuk, Disiplin harus selalu tetap dijalankan," tutur Doni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini