Share

Respons Mahfud MD, Andi Arief : KLB Demokrat di Sumut Langgar Hukum

Riezky Maulana, iNews · Sabtu 06 Maret 2021 16:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373461 respons-mahfud-md-andi-arief-klb-demokrat-di-sumut-langgar-hukum-Zc5CPRTI0k.jpg Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief. (Foto : Dok Okezone/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, merespons pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD bahwa Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sumatera Utara adalah masalah internal dan belum ditemukan masalah hukumnya. Menurut Andi, KLB tersebut jelas melanggar hukum karena AD/ART Partai Demokrat sendiri diresmikan oleh negara.

"Maaf Pak Prof, peristiwa melanggar hukumnya ada, melawan atau melanggar AD/ART yang sudah diresmikan negara, dokumen itu ada di lembaran negara. Itu perbuatan melanggar hukumnya," ungkapnya dikutip dari akun Twitter pribadinya @AndiArief_ID, Sabtu (6/3/2021).

Andi menjelaskan, KLB yang digelar hari kemarin itu berbeda dengan KLB-KLB sebelumnya. Ia melanjutkan, dalam aturan Partai Demokrat memiliki struktur Ketua Majelis Tinggi sebagai penentu jalannya KLB.

Lebih jauh Andi menuturkan, pemerintah harus mengamankan produk sah, yaitu Partai Demokrat berdasarkan Kongres V pada Maret 2020 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Menurutnya, kepolisian tidak boleh mengambil sikap netral dalam kasus ini.

"Apalagi lindungi KLB Deliserdang. Surat resmi AHY sebagai produk Kongres sah diabaikan Polri, dan Menkopolhukam," ungkapnya.

Dia pun meminta Mahfud membaca AD/ART partai selain Demokrat karena isinya pastilah berbeda. Menurutnya, kasus ini bukanlah masalah internal partai karena telah terjadi pembiaran.

Baca Juga : Peneliti LIPI : KLB Demokrat Tak Lazim, Ketum yang Dimunculkan Juga Bukan Kader

"Kalau pembiaran melanggar hukum dibiarkan pasti bukan soal internal lagi. Silahkan Pak Prof periksa AD ART partai di luar partai demokrat sebagai syarat KLB. Sangat berbeda," katanya.

Di akhir cuitannya, Andi menyindir Mahfud yang tidak bisa mengambil sikap adil teehadap Partai Demokrat. Dia pun mengaku memahami hal tersebut.

"Tapi kami sadar beratnya posisi pak Prof @mohmahfudmd dalam mengambil sikap adil terhadap partai demokrat. Kami memahami," ujarnya.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menyebut pemerintah tak bisa melarang kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat yang digelar The Hill Hotel & Resort, Sibolangit, Sumatera Utara, kemarin. Menurutnya, hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Baca Juga : Kader Demokrat Kubu KLB Harapkan Moeldoko Hapus Politik Dinasti

Pernyataan ini disampaikan Mahfud melalui akun Twitter pribadinya @mohmahfudmd, Sabtu (6/3/2021). "Sesuai UU 9/98 Pemerintah tak bisa melarang atau mendorong kegiatan yang mengatasnamakan kader Partai Demokrat di Deliserdang," kata Mahfud.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini