Mengingat Kembali saat Gus Dur Sebut SBY-JK "Acak-Acak" PKB di 2008

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 06 Maret 2021 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373420 mengingat-kembali-saat-gus-dur-sebut-sby-jk-acak-acak-pkb-di-2008-NYiihkxuDt.jpg Gus Dur (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyebutkan pemerintah tak bisa melarang atau mendorong adanya KLB Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara.

Bahkan, ia sempat menyinggung pemerintahan SBY yang juga diam saat PKB terbagi ke dalam dua kubu antara Gus Dur dan Muhaimin Iskandar di Tahun 2008.

"Sama juga dengan sikap Pemerintahan Pak SBY ketika (2008) tidak melakukan pelarangan saat ada PKB versi Parung (Gus Dur) dan versi Ancol (Cak Imin). Alasannya, itu urusan internal parpol," katanya.

Mengingat kembali pada 14 April 2008, saat itu, Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai sumber konflik di partai besutannya.

Baca Juga: Pemerintah Angkat Bicara, Mahfud MD: Kita Tak Bisa Melarang atau Mendorong KLB di Deliserdang

"Ada orang luar yang ingin mengobok-obok PKB. Muhaimin (Ketua Dewan Tanfidz PKB Muhaimin Iskandar) itu hanya alat," kata Gus Dur di Kantor Pusat PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2008).

Gus Dur kemudian dengan tegas menyebut SBY dan JK sebagai orang luar yang dianggap tengah berupaya menghancurkan PKB. "SBY dan JK orangnya! Mau apa?" ujar Gus Dur.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini