"Masyarakat Tengah Berjuang Lawan Covid-19, Elitnya Hanya Berpikir 2024"

Dita Angga R, Sindonews · Sabtu 06 Maret 2021 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373415 masyarakat-tengah-berjuang-lawan-covid-19-elitnya-hanya-berpikir-2024-otGAPEXSbu.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pakar Politik LIPI Siti Zuhro menyebut bahwa kisruh Partai Demokrat sedang memperlihatkan bahwa para elit saat ini sedang berkompetisi untuk kontestasi 2024. Padahal di saat yang sama, masyarakat tengah berusaha menghadapi dampak pandemi covid-19.

Hal ini disampaikannya saat menanggapi adanya KLB Partai Demokrat yang menghasilkan keputusan mengangkat Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umumnya.

“Sebagian besar masyarakat berjibaku menanggulangi dampak-dampak dahsyat dari covid-19, sementara elitnya bersaing luar biasa hanya berpikir untuk 2024,” katanya dalam Polemik Virtual Polemik MNC Trijaya, Sabtu (6/3/2021).

Menurtnya persaingan elit ditunjukan dengan atraksi yang menarik dan membebani masyarakat. Menurutnya masyarakat sudah jengah dengan masalah seperti ini.

Baca Juga: Pemerintah Angkat Bicara, Mahfud MD: Kita Tak Bisa Melarang atau Mendorong KLB di Deliserdang

“Jadi karena syahwat politik yang tak terkendali seperti ini lalu dimuntahkan dalam sebuah atraksi politik yang sangat tidak menarik, membebani masyarakat dan menguras energi perhatian masyarakat. Sebenarnya publik ini sudah jengah dengan masalah-masalah seperti ini,” ungkapanya

Hal ini dinilai kontradiksi dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa saat ini semua harus bersatu dalam menghadapi covid-19. Di kondisi saat ini pemerintahan Presiden Jokowi memerlukan kepercayaan publik yang tinggi dalam menghadapi politik tapi malah diguncang masalah politik.

Namun malah salah satu jajaran Presiden Jokowi yang malah terlibat dalam pertarungan politik ini.

“Itu sudah tidak etis. Jangan dilakukan. Bahwa pemerintah Pak Jokowi memerlukan legalitas, memerlukan public trust yang tinggi. Karena apa? Guncangan dari pandemi luar biasa. Dalam keadaan seperti ini jangan diguncang lagi oleh politik,” pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini