Share

Moeldoko Terpilih Jadi Ketum Demokrat Versi KLB Sumut, Muncul Petisi Usut Pemalsuan Dokumen

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Sabtu 06 Maret 2021 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373351 moeldoko-terpilih-jadi-ketum-demokrat-versi-klb-sumut-muncul-petisi-usut-pemalsuan-dokumen-aFAKfOYs8k.jpg Moeldoko (Foto : iNews/Stepanus Purba)

JAKARTA - Terpilihnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deliserdang, Sumatera Utara, mendapatkan reaksi dari berbagai pihak.

Salah satunya muncul petisi di change.org berjudul COPOT KSP Muldoko dan usut pemalsu dokumen KLB DEMOKRAT.

Dalam petisi tersebut dijelaskan, pembiaran KLB Partai Demokrat yang dilaksanakan tanpa izin keramaian dari polisi, menciptakan kerumunan dan mengatasnamakan institusi yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM yang dilindungi negara adalah kejahatan.

"Apalagi dilakukan di masa pandemi yang pemerintah sendiri melarang semua kegiatan konsentrasi massa tanpa izin," dikutip dari petisi tersebut, Sabtu (6/3/2021).

Menurut petisi tersebut, adanya seseorang atau kelompok orang yang menggunakan identitas dan dokumen tanpa kewenangan dan hak yang sudah diatur dalam undang-undang adalah kejahatan. Maka harus diusut dan diproses secara pidana.

"Seorang pejabat publik yang justru lingkar pertama Presiden telah melakukan perbuatan yang melanggar hak konstitusional dengan tidak bermoral maka sepatutnya dicopot dan diproses untuk dipidana," tegas petisi itu.

Baca Juga : Moeldoko Ketum Demokrat Hasil KLB, SBY: Hari Ini Kami Berkabung, Akal Sehat Telah Mati

Pantauan MNC Portal hingga saat ini sudah 504 orang yang menandatangani petisi itu. Disinyalir akan terus bertambah nantinya.

Salah satu warga yang ikut menandatangani petisi tersebut yakni Freddy Indrawan menyebut alasan penting dirinya ikut terlibat dalam penandatanganan. Sebab, menurut dia terpilihnya Moeldoko bukan hanya masalah Partai Demokrat, tapi masalah bangsa Indonesia.

"Ini bukan masalah Partai Demokrat, tapi ini masalah perampasan proses berdemokrasi di negara kita," kata Freddy.

Baca Juga : Jawa Timur Tetap Loyal pada AHY, Emil Dardak: KLB Ilegal, Moeldoko Bukan Ketum

  

Sebagaimana diketahui, Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar sejumlah pihak di antaranya Jhoni Allen Marbun, di Deliserdang, Sumatera Utara, pada Jumat, 5 Maret 2021 resmi menetapkan Jenderal Purn Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini