Moeldoko Ketum Demokrat, Loyalis AHY: Dari Sudut Manapun Ini KLB Ilegal!

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 06 Maret 2021 03:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 06 337 2373236 moeldoko-ketum-demokrat-loyalis-ahy-dari-sudut-manapun-ini-klb-ilegal-qaka15m5oX.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengatakan, Kongres Luar Biasa (KLB) yang menetapkan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, saat ini keputusannya sah atau tidaknya berada di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

(Baca juga: SBY: Moeldoko Tega dan Berdarah Dingin Melakukan Kudeta!)

"Pasca KLB ini, semua sekarang ditangan Presiden @Jokowi. Jika didukung, SK Kumham pasti keluar. Harusnya itu tidak terjadi. Karena dari sudut manapun ini KLB ilegal. Jangankan 2/3 DPD sebagai syarat minimum, 1 DPD Provinsi saja tidak ada yang hadir. Data Sipol KPU bisa jadi sumber kebenaran untuk ini," ujar Jansen melalui akun pribadi twitternya @jansen_jsp, Jumat (5/3/2021), malam.

(Baca juga: AHY Dilengserkan, Annisa Pohan : Ini 'Pemerkosaan' Demokrasi!)

Sebelumnya, KLB Partai Demokrat yang dilangsungkan di The Hill Hotel & Resort, Sibolangit, Sumatera Utara, menetapkan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat. Penetapan Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat berlangsung begitu cepat.

"Memutuskan, menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025," kata pimpinan sidang KLB, Jhoni Allen Marbun.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pun angkat bicara terkait Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat. Dia sangat kecewa dengan sikap Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam di Partai Demokrat untuk melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Memang banyak yang tercengang, banyak yang tidak percaya bahwa KSP Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam, benar-benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini," ucap SBY melalui siaran langsung di akun Youtube pribadinya, Jumat (5/3/2021), malam.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini