5 Fakta KLB Demokrat di Deliserdang Ilegal Versi AHY

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 05 Maret 2021 18:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 337 2373104 5-fakta-klb-demokrat-di-deliserdang-ilegal-versi-ahy-lsw0qRbww3.jpg Agus Harimurti Yudhoyono (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Sejumlah tokoh menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut). Terkait hal itu Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menilai KLB tersebut sebagai garakan yang ilegal dan inkonstitusional.

AHY membeberkan sederet fakta KLB tersebut digelar secara ilegal.

1. Didasari Niat Buruk

AHY berpendapat bahwa apa yang dilakukan sejumlah orang yang menggelar KLB didasari sebagai niat buruk dengan cara yang buruk.

"Apa yang mereka lakukan tentu didasari niat yang buruk, juga dilakuan dengan cara buruk, KLB ini jelas tidak sah, ada yang menyatakan bodong, abal abal," ujar AHY dalam konferensi pers, di DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (5/3/2021).

2. Tidak Berdasar Konstitusi Demokrat

KLB yang digelar di Deliserdang, kata AHY, tidak berdasarkan konstitusi Partai Demokrat yang disahkan pemerintah melalui Kemekumham.

3. Tak Punya Dasar Hukum Partai

AHY menjelaskan, KLB di Deliserdang tidak miliki dasar hukum partai yang sah.

"Setidaknya untuk bisa KLB, berdasarkan AD/ART didukung 2/3 dari jumlah DPD, dan setengah dari jumlah DPC, keduanya angka minimal, baru bisa KLB," kata Agus Yudhoyono.

Baca Juga : AHY: KLB Demokrat Deliserdang Ilegal dan Inkonstitusional!

Baca Juga : KLB Demokrat Cuma 40 Menit, Langsung Putuskan Moeldoko Ketua Umum

4. Tidak Dihadiri 2/3 DPD Demokrat

Dikatakan AHY, KLB di Deliserdang tidak dihadiri 2/3 DPD Demokrat yang totalnya ada 34 di seluruh Indonesia.

"Harusnya 2/3 (DPD Demokrat hadir), faktanya seluruh ketua DPD demorkat tidak mengikuti KLB tersebut. Mereka ada di daerah masing-masing," kata AHY.

5. Harus Disetujui Majelis Tinggi partai

AHY mengatakan, KLB bisa digelar atas persetujuan Majelis Tinggi Partai Demokrat. Bila hal itu tidak terpenuhi, maka KLB yang dijalakan adalah ilegal.

"Harus sepersetujuan Majelis Tinggi Partai. Ketiga klausul tersebut tidak dipenuhi, sama sekali tak dipenuhi peserta ilegal tersebut," paparnya.

Diketahui, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat di Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel & Resort, Sibolangit, Sumatera Utara.

KLB Partai Demokrat sendiri berlangsung ekstra cepat. Acara tersebut, dibuka pukul 14:50 WIB oleh deklarator sekaligus senior Partai Demokrat, Etty Manduapessi, kongres kemudian diserahkan kepada Jhonny Alen Marbun sebagai pimpinan sidang.

Kurang dari 40 menit, atau sekitar pukul 15:35 WIB, kongres telah memutuskan 8 hal penting. Termasuk Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini