Penembakan TNI di Cengkareng, Kodam Jaya Kawal Proses Hukum Brigadir CS hingga Vonis

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 05 Maret 2021 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 337 2372864 penembakan-tni-di-cengkareng-kodam-jaya-kawal-proses-hukum-brigadir-cs-hingga-vonis-cRKvyvuGke.jpg Kodam Jaya kawal penyelidikan penembakan oleh pelaku Brigadir CS (Foto: TNI)

JAKARTA - Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memerintahkan Danpomdam Jaya untuk mengawal proses hukum kasus penembakan anggota TNI Pratu MRK Sinurat oleh oknum polisi Brigadir CS di kafe Cengkareng, Jakarta Barat. Hal itu dilakukan untuk memastikan proses hukum secara berkeadilan.

"Hal ini telah dilaksanakan oleh Pomdam Jaya dengan melaksanakan pengawasan proses penyidikan tersebut, sampai nanti dalam proses di persidangan sampai dengan memperoleh Kekuatan hukum tetap (vonis), atas perkara tersangka Brigadir CS, dalam kasus penembakan yang mengakibatkan Pratu MRK Sinurat prajurit Kawal Denma Kostrad meninggal dunia," kata Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS, Kamis 4 Maret 2021.

Baca Juga:  Panglima TNI Lepas Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-M ke Lebanon

Lebih lanjut Kapendam Jaya menjelaskan, kegiatan proses penyidikan terhadap Brigadir CS, yang dilakukan Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 157/K/ II/2021/PMJ pada tanggal 25 Februari 2021 tentang tindak pidana dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dari dilakukan sejak Senin 1 Maret sampai Rabu 3 Maret 2021.

Pada Senin 1 Maret 2021, kata Herwin, penyidik Polda Metro Jaya telah melakukan beberapa kegiatan antara lain melakukan pemeriksaan 2 orang saksi terhadap saudari GA alias MA, yang melihat langsung penembakan dan DH sebagai saksi yang bersama tersangka saat minum di Beer Castle.

"Pihak dari Satuan Kodam Jaya dan Kostrad juga ikut serta mendampingi Puslabfor Bareskrim Polri untuk melakukan pengambilan sampel darah di TKP RM Cafe Cengkareng, dengan hasil Puslabfor telah menemukan 2 buah proyektil di TKP," katanya.

Dilanjutkan pada pemeriksaan psikologi tersangka pada Selasa 2 Maret 2021 dengan hasil kejiwaan tersangka Normal. Selanjutnya Subdipaminal PMJ telah selesai melaksanakan penyelidikan kode etik ke Waprov (pertanggung jawaban profesi) sebagai bahan dalam sidang kode etik di Polda Metro Jaya.

Herwin menambahkan, pendampingan dari Kodam Jaya dan Satuan Kostrad dilanjutkan pada Rabu 3 Maret bersama Penyidik Polda Metro Jaya, yakni melakukan kegiatan Pra Rekontruksi yang dilaksanakan di Ruang Lobby Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, dalam pelaksana kegiatan Pra Rekontruksi dihadiri oleh Penyidik Subdit 4/Jatanras Ditreskrimum PMJ.

Baca Juga: Salah Satu Korban Penembakan Bripka CS Dimakamkan di Bandarlampung

Kemudian, saksi-saksi sebanyak 12 orang, pemeran pengganti 5 orang, tersangka sebanyak 1 orang, Sie Identifikasi PMJ, Bag Wassidik Ditreskrimum PMJ, Subdit Paminal Bidpropam PMJ dan yang hadir dalam Pra Rekontruksi dari pihak satuan di luar Polda Metro Jaya yaitu Kolonel Inf Hendra (Waas Intel Kostrad), Kolonel Inf Wahyudi (Dandennma Kostrad), Kolonel Cpm Rory Ahmad Sembiring (Danpom Kostrad), Kombes Tubagus (Dur Reskrimum PMJ).

Lalu, Letkol Cpm Erwien Ferry (Dandenpom Jaya/1),AKBP Reynold (Wadir Reskrimum PMJ), AKBP Tengku Arsya (Kasat Reskrim Polres Jakbar), Letkol Cpm Eko Yuni (Wadanpom Kostrad), Letkol Chk Icrom (Kalakum Kostrad), Mayor Cpm Sitorus (Kasi Lidpam POM Kostrad) dan Mayor Cpm Nuryadin (Danunit 2 Satlaklidpamfik Puspomad), Mayor Cpm Janri Siregar SH.(Kasi Lidpam Pomdam Jaya) beserta 5 Anggota Lidpam Pomdam Jaya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini