Hadapi Corona B117, FKKMK UGM Minta Masyarakat Tak Perlu Khawatir Cukup Patuhi Prokes

INews.id, · Jum'at 05 Maret 2021 06:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 337 2372646 hadapi-corona-b117-fkkmk-ugm-minta-masyarakat-tak-perlu-khawatir-cukup-patuhi-prokes-mDVCtizLkp.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

YOGYAKARTA - Virus Covid-19 varian baru B117 telah masuk ke Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk tidak khawatir berlebihan.

Menurut Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), tidak tidak ada laporan soal hubungan antara varian Inggris ini dengan derajat keparahan pasien Covid-19.

"Riset awal bulan Desember menyatakan tidak ada hubungan antara varian Inggris ini dengan derajat keparahan pasien Covid-19. Riset terbaru menunjukkan bahwa varian ini meningkatkan risiko derajat berat pasien. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi," kata Ketua Kelompok Kerja Genetik Fakultas Kedokteran, FKKMK UGM dr Gunadi melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Kamis (4/3/20221).

Baca Juga: Varian Baru Covid-19 Masuk Indonesia, BIN Siapkan Langkah Strategis 

Untuk mengantisipasi agar tidak terinfeksi mutasi varian Inggris ini, masyarakat diharapkan tetap menjaga protokol kesehatan secara ketat dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak dengan menghindari kerumunan.

"Masyarakat boleh waspada dengan adanya mutasi baru tersebut, namun tidak perlu disikapi dengan kekhawatiran berlebihan. Masyarakat tetap harus menerapkan 3M," kata dia.

Mengenai adanya isu yang menyebutkan bahwa varian baru tersebut kebal dari vaksin, menurut Gunadi, isu tersebut tidak benar. Sebab, data riset menunjukkan varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin.

"Info itu tidak benar, data riset menunjukkan bahwa varian ini tidak berpengaruh secara signifikan terhadap efikasi vaksin yang sudah beredar, Pfizer, Moderna, AstraZeneca, maupun Sinovac," kata dia.

Baca Juga:  Varian Baru Virus Corona Masuk Indonesia, DPR Pertanyakan Pengawasan di Bandara

Untuk mengantisipasi penyebaran varian Inggris ini, ia berharap pemerintah melalui Satgas Covid-19 melakukan pelacakan kontak dengan tepat dan cepat terutama pasien dari perjalanan luar negeri. Selanjutnya, pemerintah perlu terus meningkatkan surveilans genomik serta membatasi mobilitas warga yang tidak perlu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini