Share

Andi Arief Sebut KLB Demokrat di Sumut Pakai Nama Gamki, Moeldoko Hadir

Hasan Kurniawan, Okezone · Jum'at 05 Maret 2021 05:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 337 2372619 andi-arief-sebut-klb-demokrat-di-sumut-pakai-nama-gamki-moeldoko-hadir-tn6LaPe6yD.jpg Andi Arief. (Foto: Okezone.com)

TANGSEL - Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief mengatakan, kudeta Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko terhadap Partai Demokrat bukan isapan jempol semata.

"Ini bukan desas-desus Pak Muldoko dan sebagian kader akan melakukan kudeta. Temuan tim kami terjadi di Hotel The Hill, di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang (Sumut),” tulis Andi Arief, di akun Twitter-nya yang baru @AndiArief_ID, dikutip Jumat (5/3/2021).

Cuitan Andi Arief itu, sebenarnya telah ditulis di akun Twitter-nya yang lama. Tetapi karena diduga telah diretas, semua Twit terkait kudeta Partai Demokrat yang telah ditulisnya hilang.

Baca juga: Kepala Bappilu Demokrat: KLB Tanpa Izin SBY Jadi Kerumunan Ilegal!

"Setelah tim kami sampai di lokasi, minta informasi ke reception menanyakan kegiatan Demokrat. Tetapi receptionist menjawab kegiatan Demokrat tidak ada. Akan tetapi, yang ada kegiatan Gamki (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia). Dilaksanakan selama 3 hari, Kamis, Jumat dan Sabtu," ujarnya. 

Lebih jauh, Andi Arief mengunggah fotokopi daftar tamu undangan yang akan datang di acara Gamki itu. Yang mengejutkan, di sana terdapat nama Moeldoko. 

Baca juga: Andi Arief Sebut Akun Twitter Miliknya Diretas 'Kakak Pembina'

"Setelah kami cek, meminta siapa yang datang tamu dari luar kota. Maka, ditemukan sejumlah nama, seperti Jhoni Allen, Nazarudin, Marzuki Ali, Moldoko, Darmizal, Ahmad Yahya, Max Sopochua," ujarnya. 

Meski demikian, dari nama-nama itu belum ada yang check-in hotel. Namun, diketahui Jhoni Allen baru akan melakukan check-in ke hotel, pada Jumat. Informasi ini diperkuat dengan bertemunya tim dengan ajudan Jhoni Allen, Roy Simanjuntak.

Tidak hanya itu, Roy juga terlihat bersama dengan Ketua Gamki Sumut Landen Marbun. Mereka sedang meninjau tempat kegiatan.

"Di lokasi kegiatan belum ditemukan atribut Partai Demokrat. Dari daftar list, tidak ada ditemukan daftar ketua DPC se-Sumatera Utara," sambungnya.

Melalui sejumlah data tersebut, Andi Arief mengaku, benar bahwa Moeldoko akan melakukan kudeta terhadap Partai Demokrat dengan KLB. Cara yang digunakannya pun sangat kotor, tanpa izin dari majelis tinggi dan mengikutsertakan peserta ilegal.

"Bayangkan, untuk mengkudeta Demokrat memakai dan memanipulasi nama Gamki pun dilakukan. Seperti diketahui, DPD dan DPC Demokrat resmi, semua solid tidak mengikuti KLB nekat ini," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini