Kepala Bappilu Demokrat: KLB Tanpa Izin SBY Jadi Kerumunan Ilegal!

INews.id, · Jum'at 05 Maret 2021 00:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 05 337 2372592 kepala-bappilu-demokrat-klb-tanpa-izin-sby-jadi-kerumunan-ilegal-5vJhJabubb.jpg SBY. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief menyebut Kongres Luar Biasa (KLB) bakal jadi kerumunan ilegal karena tak mendapat izin dari ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"AD/ART partai soal KLB harus dapat izin ketua majelis tinggi partai dalam hal ini Pak SBY. Kalau tidak ada izin majelis tinggi KLB adalah kerumunan ilegal," tulis Andi Arief dikutip dari akun Twitter @andiarief, Kamis (4/3/2021). 

Baca juga: Heboh Kabar KLB Demokrat Digelar di Deliserdang, Benarkah Ada Nama Moeldoko di Daftar Tamu?

Politikus yang vokal berpendapat di Twitter itu menduga, suara 7,8 persen yang dimiliki Partai Demokrat diincar sejumlah kalangan sebagai jalan pintas memperoleh dukungan signifikan. Andi lebih rinci menegaskan Partai Demokrat saat ini sedang diincar sebagai kendaraan untuk maju di Pilpres 2024.

"Suara 7,8 persen Partai Demokrat yang sedang diburu dan akan dijual agar bisa nyapres," ujar dia.

Untuk itu, mantan Aktivis 98 ini menganggap SBY selaku ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat telah mengeluarkan sikapnya terhadap perilaku mantan kader partai yang dianggap brutal.

Baca juga: Bareskrim Polri Tolak Laporan Marzuki Alie ke AHY

"Konsep Majelis Tinggi ‘kunci’ agar cara brutal pengambilalihan bisa dicegah. Majelis Tinggi jadi penjaga ideologi sekaligus continuitas partai. Niat Jhoni Allen dan lain-lain sudah kita antisipasi lama," tulisnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini