Setahun Pandemi Corona, 573.953 Sidang Digelar Virtual

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 04 Maret 2021 21:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 337 2372558 setahun-pandemi-corona-573-953-sidang-digelar-virtual-btoYNXNW73.jpg Jaksa Agung, ST Burhanuddin. (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, 573.953 persidangan digelar secara virtual atau daring (online), selama setahun pandemi Covid-19. Burhanuddin berharap persidangan melalui video konferensi dikukuhkan di dalam hukum acara pidana. 

"Rekapitulasi oleh satuan kerja Kejaksaan Negeri atau Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia menunjukkan persidangan melalui video conference telah digelar sebanyak 573.953 persidangan. Tahap 2 secara online sebanyak 4.967," kata Burhanuddin dalam keterangan tertulis, Kamis (4/3/2021). 

Baca juga: Setahun Covid-19, Wagub DKI: Alhamdulillah Pandemi di Jakarta Terkendali

Jumlah 573.953 lebih tersebut merupakan rekapitulasi persidangan dalam kurun 29 Maret 2020 sampai 11 Februari 2021. Langkah itu merupakan bentuk solusi persidangan dengan mengikuti protokol kesehatan. 

"Saya mengeluarkan Instruksi Jaksa Agung Nomor 5 Tahun 2020 tanggal 23 Maret 2020, yang menekankan bahwa penyelesaian persidangan harus tetap dilaksanakan yaitu dengan menggunakan media online yaitu dengan menggunakan video conference," jelasnya. 

Baca juga: Setahun Pandemi, Kasus Covid-19 Indonesia 26 Kali Lipat dari Wuhan

Langkah sidang virtual juga dilakukan oleh Mahkamah Agung dengan mengeluarkan Peraturan Mahkamah Agung No 4 Tahun 2020. Persidangan harus tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan. 

Sidang melalui video konferensi dilakukan di tiga tempat yang saling terhubung secara online, di antaranya Jaksa berada di Kantor Kejaksaan Negeri, Hakim di Pengadilan Negeri dan terdakwa di Lembaga Pemasyarakatan. 

Dia menyebut sidang melalui video konferensi merupakan terobosan di tengah pandemi atau masa darurat.  

"Harapan kami ke depan persidangan melalui video conference dikukuhkan di dalam hukum acara pidana yang berlaku di Indonesia," pungkasnya. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini