Alasan Jaksa Tolak Permohonan Justice Collaborator Djoko Tjandra

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 04 Maret 2021 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 04 337 2372402 jaksa-tolak-permohonan-justice-collaborator-djoko-tjandra-MwjsMyroUn.jpg Terdakwa Djoko Tjandra (foto: Sindo)

Pemberian uang itu dilakukan melalui perantara pengusaha Tommy Sumardi. Usaha penghapusan status DPO Joko Tjandra dalam sistem ECS Ditjen Imigrasi dilakukan agar ia bisa masuk ke Indonesia dan mengajukan peninjauan kembali (PK) pada Juni 2020 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam surat tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Junaidi, tim JPU meminta agar majelis hakim yang diketuai Muhammad Damis juga turut menolak permohonan JC yang diajukan oleh Djoko Tjandra.

"Kami selaku penuntut umum pada Kejaskaan Negeri Jakarta Pusat dengan memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang bersangkutan, menuntut supaya dalam perkara ini majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang mengadili untuk memutuskan, menyatakan permohonan Joko Soegiarto Tjandra menjadi justice collaborator untuk tidak diterima," papar Junaidi.

Karena perbuatannya itu, terdakwa Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra) dituntut empat tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaksa juga menuntut Djoko Tjandra untuk membayar denda sebesar Rp100 juta subsidair enam bulan kurungan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini