Satu Tahun Pandemi, Demokrat Dorong Pemerintah Perkuat Eksistensi IKM

Agregasi Sindonews.com, · Rabu 03 Maret 2021 19:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 337 2371787 satu-tahun-pandemi-demokrat-ajak-masyarakat-disiplin-adaptasi-kebiasaan-baru-hvfW7qSfiO.jpeg Foto:Ist

JAKARTA - Kehadiran industri kecil menengah (IKM) bagi perekonomian negara sangat penting. Meski berskala kecil, jumlah IKM yang mencapai jutaan unit dan tersebar di pelosok Indonesia mampu menyangga perekonomian negara di tengah pandemi Covid-19.

(Baca juga: Pulang dari Arab Saudi, Ini Kronologi Warga Karawang Terpapar Virus Corona B117)

Ketua Fraksi Partai Demokrat alias Ibas mengatakan, sudah sepatutnya masyarakat lebih disiplin dalam proses adaptasi kebiasaan baru. Karena masyarakat merupakan agen perubahan adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang sudah satu tahun di Indonesia.

Terkait hal ini, sangat diperlukan gerakan bersama, yakni gotong royong dalam pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap pelayanan dan kegiatan perekonomian.

(Baca juga: Viral! Mobil Pak Haji Berlapis Emas dan Berlian Senilai Rp40 Miliar)

“Saya sebagai anggota Komisi VI DPR RI mengerti bahwa dampak dari Pandemi Covid-19 di Kabupaten Trenggalek sangat luas dan sungguh terasa, ada yang omzetnya turun hingga 50%, ada yang pengunjungnya berkurang, dan ada yang pesanannya sudah dikemas tapi ditangguhkan pun dibatalkan,”ujar Ibas, Rabu (3/3/2021).

Ibas tidak menampik bahwa kondisi ini terjadi di berbagai belahan negeri. Meski kondisi saat ini teramat sulit, Ibas memaparkan bahwa ada peluang yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Trenggalek dan masyarakat lainnya.

“Faktor-faktor pendukung ini harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai dilewatkan agar Trenggalek tidak tertinggal,” terang Ketua Fraksi Partai Demokrat ini tegas.

Ibas berharap, pemerintah melalui kementeriannya dapat terus menjaga semangat IKM dan membantu mereka sebanyak-banyaknya.

“Buat mereka (para IKM) bertahan, terus berkarya, dan tetap menghasilkan. Ya, (bentuknya) apakah itu berupa insentif bantuan hibah tunai, potongan harga bagi IKM yang hendak membeli mesin, serta bantuan restrukturisasi mesin dan peralatan,” sambungnya.

Tidak hanya pada pemerintah, agar terwujudnya IKM yang sukses dan berhasil, Ibas berharap pelaku IKM dapat diajak bekerja sama. Bentuk kerja samanya antara lain, meningkatkan efisiensi, produktivitas, inovasi, dan kreativitas agar usahanya dapat terus berjalan. Selain itu, Ibas juga menilai terobosan dalam penjualan dan promosi sangat diperlukan. Inilah saatnya menggunakan teknologi alias online selling.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini