Epidemiolog Sebut Jangan Anggap Remeh Mutasi Corona Baru B117

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 03 Maret 2021 09:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 337 2371334 epidemiolog-sebut-jangan-anggap-remeh-mutasi-corona-baru-b117-e8KRD2NTuU.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Indonesia, Pandu Riono mengatakan, penemuan virus mutasi baru Covid-19 dari Inggris B117 harus diwaspadai. Pasalnya, virus ini diyakini lebih menular serta memicu kenaikan kasus Covid-19.

“Kado 1 tahun setelah Presiden Jokowi umumkan kasus Covid-19, upaya pengendalian belum berhasil, dilaporkan kasus dengan varian baru yang lebih mudah menular,” kata Pandu dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga:  Menkes Budi Sebut Mutasi Corona Baru B117 Lebih Menular

Pandu mengatakan, bahwa yang perlu diperhatikan saat ini adalah upaya pencegahan yang harus diutamakan. Terutama peran surveilans dari Kementerian Kesehatan menjadi paling utama.

“Varian yang harus jadi perhatian agar upaya pencegahan harus diutamakan, peran surveilans yang jadi tanggung-jawab Kementerian Kesehatan itu utama,” katanya.

Baca juga:  Dokter Jelaskan Proses Mutasi Virus Corona Jadi Strain B117

Apalagi, kata Pandu, salah satu hal yang paling ditakutkan dari adanya virus baru B117 ini masuk ke Indonesia adalah kecepatan penularan yang lebih tinggi.

“Salah satu yang ditakutkan adalah kecepatan penularan lebih tinggi.”

“Kalau kecepatan penularan tinggi, kita kewalahan karena rumah sakit bisa penuh lagi. Jika rumah sakit penuh, kita tidak bisa optimal merawat pasien dan angka kematian naik lagi, akhirnya pelayanan kesehatan kolaps,” katanya.

Pandu pun menegaskan, agar tidak mengabaikan dan pandang remeh terhadap virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19 untuk bermutasi.

“Jangan mengabaikan dan pandang remeh kemampuan SARS-Cov-2 untuk bermutasi. SARS-Cov-2 tergolong virus mudah bermutasi, baru terbukti masuk Indonesia. Mungkin sudah beredar lama, tapi surveilans genom kita masih belum andal untuk menemukan bukti varian virus baru. Waspada,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini