10 Juta Dosis Vaksin Tiba di Tanah Air untuk Cukupi Kebutuhan Vaksinasi Tahap 2

Tim Okezone, Okezone · Rabu 03 Maret 2021 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 337 2371279 10-juta-dosis-vaksin-tiba-di-tanah-air-untuk-cukupi-kebutuhan-vaksinasi-tahap-2-8RqWzBMCY9.jpg Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)

JAKARTA - Pemerintah kembali menerima kedatangan bulk (bahan baku) vaksin Sinovac sebanyak 10 juta dosis. Kebutuhan vaksin Covid-19 untuk program vaksinasi di Indonesia pun tercukupi dengan kedatangan vaksin Sinovac dari Beijing, Republik Rakyat Tiongkok tersebut.

Sejauh ini, total vaksin yang sudah diterima mencapai 38 juta dosis, terdiri dari 35 juta dosis berbentuk bulk dan 3 juta dosis vaksin jadi.

Dan selanjutnya, pemerintah masih akan menerima kiriman vaksin Sinovac hingga jumlahnya mencapai 185 juta dosis. "Kedatangan vaksin ini adalah upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi gratis," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (2/3/2021), yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga:  Gunakan Dana Covid-19 untuk Berjudi, Kades di Sumsel Terancam Hukuman Mati

Kedatangan 10 juta dosis vaksin ini akan digunakan untuk program vaksinasi tahap 2. Dengan sasaran penerima ialah 16,9 juta petugas pelayan publik, dan 21,5 juta warga lanjut usia (lansia). Selain Sinovac, pemerintah terus berusaha mengadakan vaksin-vaksin dari produsen lainnya seperti Pfizer, Astra Zeneca dan Novavac.

Lalu, untuk memastikan program vaksinasi tahap 2 berjalan lancar, Presiden Joko Widodo pada Minggu 1 Maret lalu, meninjau langsung pemberian vaksinasi di Pasar Beringharjo, DI Yogyakarta. Para pedagang pasar ini, termasuk sasaran program vaksinasi tahap 2. Karena masuk dalam kelompok rentan.

"Penting untuk diketahui, pedagang pasar merupakan kelompok masyarakat yang rentan karena berinteraksi dengan banyak orang. Sehingga harus dilindungi. Untuk selanjutnya vaksinasi kepada pedagang pasar akan dilakukan di daerah-daerah lainnya secara bertahap," jelas Wiku.

Baca Juga: Usai Pulang Paksa, Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini