Kisah Nama Batavia Lahir dari Serdadu VOC Mabuk dan Java Bier "Untuk Orang Kuat"

Doddy Handoko , Okezone · Rabu 03 Maret 2021 06:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 337 2371250 kisah-nama-batavia-lahir-dari-serdadu-voc-mabuk-dan-java-bier-untuk-orang-kuat-HGMTMOJ07I.jpg Batavia (Foto: Ist)

Java Bier, minuman diproduksi NV Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen sejak 1931, sudah tamat riwayatnya. Produk lain dari perusahaan ini adalah bir Belanda Heinekens. Java Bier menghilang karena masuknya serdadu-serdadu Jepang ke Indonesia pada 1942.

Orang-orang Eropa memegang andil besar dalam bisnis miras di Indonesia. Lewat berbagai merk ternama seperti Java Bier, Heinekens dan Ankerpils mereka sukses membuat anak-anak pribumi doyan bir.

Sejarah bir di Indonesia dimulai pada tahun 1929, berdiri sebuah brewery yang berlokasi di Surabaya. N.V. Nederlandsch-Indische Bierbrouwerijen atau yang dulu juga dikenal dengan nama Java Brewery . Bir yang diproduksi itu lalu dikenal dengan nama Java Bier.

Terdapat berita tentang rencana pembangunan pabrik bir di Surabaya dari Kajawen edisi 6 April 1929.

"Wontên pawartos, bilih ing Surabaya tuwin Medhan, badhe dipun êdêgi pabrik bir, pasitènipun sampun angsal, saha sampun mêling mêsin-mêsinipun, biripun badhe dipun damêl ingkang nocogi kalihan kawontênaning nagari ingkang hawanipun bêntèr."

Terjemahan bebasnya: "Ada kabar, di Surabaya dan Medan akan didirikan pabrik bir. Lahannya sudah didapatkan serta mesin-mesinnya sudah dipesan. Minuman bir itu nanti dibuat yang cocok dengan negara yang suhunya panas."

Lokasi pabrik bir itu berada di kawasan Ngagel. Orang menyebutnya bekas pabrik bir atau AJBS. Tahun 1937, Java Brewery melakukan renovasi pabrik dan memperluas jaringan usahanya. Tidak berselang lama, nama perusahaannya pun berganti menjadi Heineken’s Nederlands-Indische Bierbrouwerij Maatschappij.

Sejak saat itu, penjualan bir Heineken mulai merambah pasar Indonesia. Impor bir Heineken kemudian dihentikan. Orang kerap memesan bir Heineken dengan menyebut “Bintang” karena gambar bintang berwarna merah yang memang ada di logo Heineken tersebut.

Tahun 1931, bulan Agustus, N.V. Archipel Brouwerij Compagnie didirikan oleh Geo Wehry & Co. Unit usaha ini dibentuk dengan tujuan sebagai pabrik pembuatan dan penyulingan bir serta minuman berkarbonasi dengan es. Pabrik ini dikenal sebagai pengimpor untuk bir-bir buatan Bremen di Jerman kepada brewery Koentji Beer di Indonesia.

Brewery yang pertama didirikan terletak di Batavia. Dibuat dengan menggunakan teknologi baja framing, sesuatu yang belum pernah dilakukan sebelumnya di daerah kolonial Belanda.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini