Diduga Manfaatkan Zoom Meeting untuk Hubungi Pihak Luar, Ini Penjelasan Edhy Prabowo

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Selasa 02 Maret 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 337 2371071 diduga-manfaatkan-zoom-meeting-untuk-hubungi-pihak-luar-ini-penjelasan-edhy-prabowo-Q5RO3CqAHP.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo diduga memanfaatkan kunjungan daring tahanan (zoom meeting) untuk menghubungi pihak luar. Padahal, pada Senin (1/2) Rutan KPK telah memberikan fasilitasi kunjungan online tahanan bagi keluarga tersangka Edhy Prabowo.

(Baca juga: Edhy Prabowo dan Eks Sesprinya Diduga Menyalahgunakan Fasilitas Kunjungan KPK)

KPK menyebut dalam kunjungan online itu, ada pihak yang tidak tercatat dan terdaftar sebagai bagian dari pihak keluarga para tersangka Edhy Prabowo.

Menanggapi itu, Edhy pun mengelak dan mengklaim hanya menghubungi keluarganya. Terkait orang lain yang disapanya, itu merupakan keluarga dari Andreau Misanta Pribadi (AMP) yang tidak lain merupakan Staf khusus Edhy Prabowo.

(Baca juga: Terungkap! Ada Peran Ma'ruf Amin di Balik Pembatalan Perpres Miras oleh Jokowi)

"Saya ga pernah zoom dengan orang lain selain istri saya. Kalau kemarin data yang ada foto itu adalah foto keluarganya Andrew yang ada di zoom dan saya say hello hanya dadah-dadah dan kebetulan senyum," ujar Edhy usai jalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Diketahui, dari informasi yang dihimpun, pada Senin (1/02) Rutan KPK telah memfasilitasi kunjungan online tahanan bagi keluarga tersangka Edhy Prabowo dan tersangka Andreau Misanta Pribadi (AMP). Pihak rutan KPK hanya mencatat dan mengizinkan hanya keluarga saja yang diperbolehkan menghubungi Edhy Prabowo.

"Pihak yang turut hadir dalam kunjungan online dimaksud ternyata tidak tercatat dan terdaftar sebagai bagian dari pihak keluarga para Tersangka," kata Ali.

Atas kejadian tersebut, pihak Rutan KPK bakal lebih selektif dalam memberikan izin kunjungan daring bagi para tersangka khususnya Edhy Prabowo.

"Atas kejadian tersebut, pihak Rutan KPK tentu akan lebih selektif dan aktif memantau pelaksanaan kunjungan online bagi para tahanan di Rutan KPK," ungkap Ali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini