Sebelum Cabut Aturan Investasi Miras, Jokowi Sempat Bertemu 4 Mata dengan Ma'ruf Amin

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 02 Maret 2021 18:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 337 2371047 sebelum-cabut-aturan-investasi-miras-jokowi-sempat-bertemu-4-mata-dengan-ma-ruf-amin-8ESiRZOvFf.jpg Presiden Jokowi (tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan mencabut lampiran dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang mengatur soal investasi usaha minuman keras (miras). Menurut Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi, sebelum keputusan tersebut diumumkan, Presiden Jokowi sempat bertemu empat mata dengan Wapres KH Ma'ruf Amin.

“Wapres tadi pagi ketemu empat mata dengan presiden. Presiden diyakinkan untuk bagaimana agar itu dicabut dan akhirnya memang presiden sudah (mencabut). Sehingga ketika dikonfirmasi kepada Wapres ibaratnya tumbu ketemu tutup. Dinyatakan dengan tegas oleh presiden dan viral kan,” katanya Selasa, (2/3/2021).

Sejak polemik aturan investasi miras ini, memang Wapres Ma'ruf Amin tidak bersuara. Masduki menyebut, dalam waktu beberapa hari terakhir ini, Ma'ruf terus berkoordinasi untuk menampung aspirasi dari berbagai ormas.

“Wapres memang sedang banyak berkoordinasi dengan pimpinan ormas-ormas (soal) bagaimana agar keberatan pimpinan-pimpinan ormas itu, aspirasi itu sampai dengan cara yang tepat dan baik,” ucapnya.

Bahkan Ma'ruf juga melakukan perbincangan dengan sejumlah menteri terkait bahaya dari pemberian izin investasi miras.

“Kemudian juga disampaikan ke para menteri supaya sampai kepada Presiden. Dan akhirnya sampai,” ujarnya.

Masduki menyebut bahwa hal ini merupakan persoalan bagi Wapres Maruf Amin jika tetap dilanjutkan.

Baca Juga : Presiden Jokowi Cabut Aturan Terkait Investasi Miras

“Jadi memang menjadi persoalan yang sangat serius bagi wapres. Ini persoalan yang sangat serius memang kalau berlanjut,” tuturnya.

Baca Juga : Kiai Said Aqil: Hukum Miras Haram Sudah Jelas di Alquran, Enggak Mungkin Jadi Halal

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini