Balas Tudingan Jhoni Allen Soal AHY, Wasekjen: Demokrat Bukan Gunung yang Harus Didaki

Kiswondari, Sindonews · Selasa 02 Maret 2021 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 02 337 2370588 balas-tudingan-jhoni-allen-soal-ahy-wasekjen-demokrat-bukan-gunung-yang-harus-didaki-yKtM99uJ7f.jpg Ketua Partai Demokrat AHY.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Irwan membalas pernyataan eks kader Demokrat yang baru saja dipecat, Jhoni Allen Marbun bahwa Ketua Umum (Ketum) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berada di puncak gunung walau tidak pernah mendaki.

Menurutnya, apa yang disampaikan Jhoni Allen adalah kekeliruan, karena AHY sendiri sudah menjadi bintang yang bersinar.

"Metafora gunung oleh bung Jhoni itu kekeliruan besar (fallacy). Demokrat itu bukan gunung yang harus didaki. Lihat aja logonya bintang bukan gunung," kata Irwan sambil berkelakar, Selasa (2/3/2021).

Baca Juga: SBY Tak Berkeringat Dirikan Partai, Demokrat: Nyanyian Sumbang Orang Dipecat!

"Ketum AHY itu bintang bersinar. Jadi tidak mungkin yang bintang redup dipilih. Bintang bersinar dibutuhkan untuk menerangi jalan dan masa depan Demokrat," sambungny.

Wakil Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR ini melanjutkan, hal itu terbukti sampai saat ini, AHY dan Partai Demokrat dicintai rakyat dan kader-kader dari pusat sampai daerah. Jadi kehadiran AHY menjawab kebutuhan zaman dan Demokrat.

Baca Juga: Terungkap! Ketua DPC Demokrat Bali Ditelefon Minta Dukung KLB, Diiming-imingi 'Paket Energi'

"Tidak ada krisis kepemimpinan di Partai Demokrat. Yang ada krisis moral kader yang tidak bertanggung jawab. Krisis moral itu adalah dengan menarik-narik kekuasaan dan penggunaan uang untuk mengambil alih kepemimpinan sah partai Demokrat," beber Irwan.

Ketua Umum Cakra AHY ini menegaskan, sampai sekarang AHY terbukti mampu mengkonsolidasikan kekuatan internal partai, mendongkrak elektrabilitas Demokrat, tegas dalam memberikan reward and punishment, responsif serta konsisten dalam memimpin kader dan menjawab kebutuhan rakyat dalam masa krisis pandemi.

Karena itu, dia menilai bahwa Jhoni tidak memahami AD/ART partai. Dan perlu diketahui juga bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukan turun gunung. Tapi sesuai kewenangan SBY dalam posisi sebagai Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang punya hak dan kewenangannya terkait dengan masalah yang ada, dan dapat dikategorikan masalah strategis partai.

"Karena ada elemen kekuasaan yang mengancam keberlangsungan partai. Jadi masalah ini masalah bersama Majelis Tinggi Partai dan DPP, bukan hanya pada eksekutif partai, dalam hal ini Ketum dan jajaran," tandasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini