Tak Ada Ancaman, Paspampres Lepas Pengendara Moge yang Terobos Ring 1

Dita Angga R, Sindonews · Senin 01 Maret 2021 15:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 337 2370225 tak-ada-ancaman-paspampres-lepas-pengendara-moge-yang-terobos-ring-1-aosJ055j9X.png Rombongan moge saat terobos pengamanan Ring 1 (foto: ist)

JAKARTA - Asisten Intelijen Paspampres, Letkol Inf Wisnu Herlambang mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap rombongan motor gede (moge) yang menerobos ring 1.

Dia mengatakan, bahwa setelah diperiksa tidak ada unsur yang mengancam sehingga para pemotor dilepas.

“Setelah diadakan pemeriksaan diyakinkan tidak ditemukan hal-hal atau indikasi yang dapat mengancam instalasi VVIP. Kemudian mereka kita beri edukasi untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali. Setelah itu dilepas,” katanya, Senin (1/3/2021).

Baca juga:  Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Mau Minta Maaf ke Paspampres

Wisnu menjelaskan, bahwa tindakan pengendara motor yang menerobos area ring 1 sudah masuk klasifikasi berbahaya. Ada dua jenis bahaya, bahaya langsung maupun tidak langsung.

“Penerobosan pelanggaran atau penerobosan ini merupakan pelanggaran batas ring 1 yaitu merupakan bahaya tidak langsung sehingga harus segera dilumpuhkan, ya,” ungkapnya.

Baca juga:  Rombongan Moge Kebut-kebutan, Danpaspampres: Kalau Membahayakan Bisa Ditembak

Seperti diketahui pada Minggu tanggal 21 Februari sejumlah pengendara motor menerobos pembatas jalan di Jalan Veteran III. Kemudian dihentikan oleh petugas yang ada di sana karena menerobos namun tidak mau berhenti.

 

Hal ini sempat ramai diperbincangkan karena kejadian tersebut terekam video dan kemudian diunggah di media sosial. Menurut Wisnu bahwa pelumpuhan tersebut memang diperbolehkan aturan.

“Sehingga diambil tindakan yang diizinkan dalam aturan adalah melumpuhkan dengan tangan kosong,”ungkapnya.

Bahkan jika membahayakan, petugas paspampres bisa mengeluarkan tembakan peringatan.

“Baik menggunakan munisi karet maupun atau munisi hampa. Setelah itu juga bisa diambil tindakan menggunakan munisi tajam. Karena seluruh anggota kita yang berdinas dipersenjatai,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini