Tangkap 12 Terduga Teroris di Jatim, Polri Amankan Senpi Rakitan dan Amunisi

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 01 Maret 2021 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 01 337 2370190 tangkap-12-terduga-teroris-di-jatim-polri-amankan-senpi-rakitan-dan-amunisi-bnbATkpdLG.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengamankan sejumlah senjata api (senpi) rakitan, amunisi berupa peluru dan senjata tajam dengan berbagai jenis, saat menangkap 12 tersuga teroris di wilayah Jawa Timur (Jatim). 

"Telah diamankan barang bukti berupa lima puluh butir peluru 9 mm, satu pistol rakitan berjenis FN," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021). 

Selain itu, lanjut Rusdi, pihaknya juga mengamankan sejumlah bendera daulat berwarna hitam dan putih. Setidaknya, dalam penangkapan itu ada empat bendera dengan warna hitam dan putih yang dijadikan barang bukti. 

Rusdi menyebut, terdapat beberapa jenis senjata tajam yang juga diamankan oleh penyidik Densus. Semua senjata itu telah disimpan dengan rapi di salah satu markas terduga teroris.

Baca juga: Istri Terduga Teroris di Kalbar Dipulangkan Setelah Ditangkap Densus 88

"Pisau delapan, samurai ada dua, golok tiga buah dan senjata tajam lainnya berbentuk busur kurang lebih 23 yang dijadikan barang bukti," ujar Rusdi.

Menurutnya, 12 terduga teroris yang ditangkap di beberapa wilayah ini membuat senjata-senjata tersebut di sebuah bunker. Densus, kata dia, juga menemukan jalur pelarian yang disiapkan oleh para terduga teroris itu usai melakukan aksi teror yang telah dipersiapkannya.

Baca juga: 12 Terduga Teroris di Jatim Diduga Kelompok Jamaah Islamiyah

"Tentunya mereka telah melakukan aktivitas-aktivitas berupa latihan beladiri dan mereka juga sudah merancang bunker yang akan digunakan untuk kegiatan pembuatan senjata maupun bom rakitan," ucap Rusdi.  

Adapun ke-12 terduga teroris itu adalah, UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, MI. Mereka diduga berafiliasi dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini