Nurdin Abdullah Telah Mengakui Perbuatannya?

Haryudi, Koran SI · Minggu 28 Februari 2021 22:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 337 2369864 nurdin-abdullah-telah-mengakui-perbuatannya-3aCUZglSRE.jpg Nurdin Abdullah (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Beredar kabar tersangka kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah, telah mengakui perbuatannya meski di hadapan media di membantahnya. Pengakuan Nurdin Abdullah itu dikabarkan terjadi saat penyelidikan.

Terkait hal itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya tidak bisa menyampaikan materi dari penyeldikan. "Mengenai materi penyidikan tentu tidak bisa kami sampaikan saat ini," ujar Ali saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Minggu (28/2/2021) malam.

Ali hanya bisa mengimbau agar para tersangka yang terlibat dalam kasus yang sedang dilakukan penyilidikan ini untuk kooperartif.

"Kami harap para tersangka dan pihak-pihak lain yang nanti kami panggil dan diperiksa dalam perkara ini agar kooperatif menerangkan fakta-fakta sebenarnya yang mereka ketahui dihadapan penyidik," tuturnya.

Soal kasus yang menjerat politikus PDI Perjuangan itu, Ali menegaskan KPK memiliki bukti yang kuat kendati Nurdin Abdullah terus menyangkal perbuatannya.

"Tsk (Tersangka) membantah hal biasa dan itu hak ybs (yang bersangkutan). Kami tegaskan, KPK telah memiliki bukti yang kuat menurut hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud," ungkap Ali Fikri.

Baca Juga : Ketua KPK: Agung Sucipto Sudah Lama Kenal Baik dengan Nurdin Abdullah

Baca Juga : KPK Minta Tersangka dan Saksi Kasus Nurdin Abdullah Kooperatif dan Jujur

Diberitakan sebelumnya, Nurdin Abdullah mengaku ikhlas menjalani proses hukum dan tidak tahu apa-apa terkait kasus yang menjeratnya sehingga terjaring operasi tangkap tangan KPK.

"Saya ikhlas menjalani proses hukum. Karena memang kemarin itu kita ga tau apa-apa. Ternyata Edy (Edy Rahmat) itu melakukan transaksi tanpa sepengetahuan saya. Saya tidak tahu, demi Allah! Demi Allah!" kata Nurdin Abdullah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini