Rombongan Moge Penerobos Ring 1 Mau Minta Maaf ke Paspampres

Haryudi, Koran SI · Sabtu 27 Februari 2021 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 337 2369532 rombongan-moge-penerobos-ring-1-mau-minta-maaf-ke-paspampres-a07Kxej3qZ.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Viralnya video rombongan pengendara motor gede (moge) yang ditendang Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) karena menerobos barikade ring 1 Kompleks Istana Kepresidenan Jalan Veteran III, Jakarta Pusat terus bergulir.

Bahkan, beberapa pengendara moge yang dicap arogan hingga diserang oleh warganet itu kabarnya telah megklarifikasi dan meminta maaf.

Rombongan moge sunmori itu dikabarkan akan melakukan mediasi dan membuat permohonan maaf kepada pihak Paspampres.

"Gaess untuk kejadian kemarin di lingkungan istana negara, gw udah koordinasi dan beritikad baik untuk mediasi dengan pihak paspampres dan sudah disambut baik," tulis pengendara moge yang ditendang Paspampres di akun media sosial instagramnya @jetliwandana2, pada Sabtu (27/2/2021).

Kemudian, ia juga bersama rekan-rekannya mengaku bersedia membuat klarifikasi dan memohon maaf di hadapan media nasional pada Senin 1 Maret 2021. "Gw dan teman-teman akan klarifikasi dan mengajukan permohonan maaf di depan media nasional senin nanti. Doakan semuanya lancar mohon dukungan temen-temen semua," tulisnya.

Sementara itu, Junniar William rekannya sesama pengendara moge yang ikut dalam insiden tersebut pada Sabtu (27/2/2021) juga membuat postingan.

"Selamat siang, di sini saya dan teman-teman untuk kejadian kemarin di lingkungan istana negara, saya sudah berkordinasi untuk mediasi dengan pihak paspampres dan disambut dengan baik. Saya dan teman-teman akan melakukan klarifikasi di mako paspampres hari senin tanggal 1 Maret 2021. Terima kasih atas perhatian," ungkapnya.

Di unggahan sebelumnya, keduanya sempat meminta maaf di akun media sosialnya.

"Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada instansi2 terkait atas kejadian di Jl Veteran 3, saya menyesal dan untuk kedepanya tidak akan mengulangi hal tersebut. Semua video yang berhubungan dengan kejadian tersebut telah saya takedown untuk maksud yang baik. sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya," jelasnya.

Rombongan moge minta maaf (Foto : Tangkapan layar Instagram)

Baca Juga : Rombongan Moge Kebut-kebutan, Danpaspampres: Kalau Membahayakan Bisa Ditembak

Di tempat terpisah, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang saat dikonfirmasi membenarkan video yang memperlihatkan anggota Paspampres menendang sejumlah pengendara moge kemudian viral itu terjadi saat sunmori di Jalan Veteran III Jakarta Pusat, Minggu 21 Februari 2021.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi di dekat Kompleks Istana Kepresidenan atau Ring 1. Wisnu mengatakan pengendara moge tersebut dilumpuhkan Paspampres karena menerobos jalan yang sedang ditutup.

Saat itu Paspampres sedang melakukan pengamanan instalasi VVIP di Kantor Wakil Presiden. Maka dari itu, petugas menutup Jalan Veteran III dengan memasang pembatas jalan. Namun tiba-tiba pengendara moge menerobos masuk. Wisnu menyebut petugas sudah menghentikan agar pengendara tak masuk ke Jalan Veteran III.

"Kalau menerobos masuk ke Ring 1 itu sudah merupakan ancaman atau masuk ke dalam hakikat ancaman terhadap instalasi VVIP. Ada buku petunjuk teknisnya kita untuk melaksanakan, ada prosedurnya," ujar Wisnu dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat 26 Februari 2021.

Menurutnya tindakan anggota Paspampres kepada pengendara moge yang menerobos masuk sudah yang paling ringan. Wisnu mengatakan pengendara moge bisa saja langsung ditembak karena tindakan mereka merupakan bentuk ancaman.

"Sebenarnya kalau sudah menerobos VVIP di aturannya ditembak. Dilumpuhkannya dengan cara ditembak karena sudah mengancam. Sudah menerobos artinya mengancam," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini