Dipecat Demokrat, Darmizal: Saya Tidak Bersedih, Apalagi Berduka

Kiswondari, Sindonews · Sabtu 27 Februari 2021 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 337 2369326 dipecat-demokrat-darmizal-saya-tidak-bersedih-apalagi-berduka-CRtqjJ0tVG.jpg Darmizal (Foto: Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Politisi senior Partai Demokrat HM Darmizal MS telah resmi dipecat bersama dengan 5 kader Demokrat lainnya akibat gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) secara paksa atau kudeta Ketua Umum (Ketum) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Darmizal memastikan, keputusan pemecatan sepihak terhadap dirinya dan kader senior lainnya akan semakin mensolidkan barisan untuk menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB).

"Pertama saya ucapkan Innalillahi Wainna Ilaihi Roji'un, segala sesuatu datangnya dari Allah dan pada akhirnya kembali pada Allah. Kedua, saya tidak bersedih apalagi berduka atas pemecatan ini," kata Darmizal dalam keterangannya, Sabtu (27/2/2021).

"KLB adalah satu kebanggaan yang luar biasa karena terkait dengan tujuan mulia yang dilandasi niat tulus dengan manfaat kebaikan, terutama dan yang paling penting adalah manfaat dapat menyelamatkan begitu banyak kader di seluruh Tanah Air dari perilaku dzolim, pimpinan partai, dan keempat, pemecatan ini, bagi kami menjadi tonggak sejarah yang paling monumental, semakin bergairah dan militan untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa, guna mengembalikan hak kader," sambungnya.

Baca Juga:  Demokrat Pecat Kader yang Membangkang, Andi Arief: Gelombang Pertama 7 Orang

Menurut Darmizal, tindakan pemecatan ini akhirnya semakin membuat publik dan kader yakin bahwa Partai Demokrat memang berada dalam pengelolaan yang salah dan kental dengan nuansa yang tidak taat aturan dan tidak demokratis.

"Tindakan pemecatan ini menunjukkan wajah SBY yang sebenarnya: anti kritik, tidak demokratis dan mengelola partai sesuai seleranya dan keluarga," ucapnya.

Darmizal menegaskan, tindakan ini akan membuat perjuangan kader untuk memperbaiki Partai Demokrat semakin kuat. Seluruh kader akan menggunakan momentum ini untuk melawan arogansi yang terjadi selama ini. Misalnya, memberangus wewenang, pengutipan iuran, politik transaksional, dan tanpa transparansi pengelolaan keuangan partai.

"Pemecatan ini akan semakin membuat agenda perubahan dan perbaikan partai semakin bergelora, semakin besar. KLB, insya Allah, akan segera dilakukan," ujarnya.

Baca Juga:  Demokrat Memanas, Pengamat: KLB Partai Hanya Hancurkan Elektabilitas Sendiri

Sebelumnya, DPP Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk memecat 6 kadernya atas GPK PD atau kudeta Ketua Umum (Ketum) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), 6 orang itu yakni Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya. Serta satu kader lain, yakni Marzuki Alie atas pelanggaran etika.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini