Terkait Nurdin Abdullah, Netizen Heran Orang Berprestasi Bisa Tertangkap KPK

Bima Setiyadi, Koran SI · Sabtu 27 Februari 2021 11:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 337 2369315 terkait-nurdin-abdullah-netizen-heran-orang-berprestasi-bisa-tertangkap-kpk-Szkt9f4Lu4.jpg Nurdin Abdullah (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah. Dia bukanlah orang sembarangan, melainkan sosok yang berprestasi dan bergelar profesor.

Nurdin Abdullah Sabtu (27/2/2021) pagi tiba di Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta bersama sejumlah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nurdin sendiri baru menjabat Gubernur sejak 2018 lalu.

Baca Juga:  Ditangkap KPK, Nurdin Abdullah Kepala Daerah Pertama Bergelar Profesor

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan sejak 2008 hingga 2018 silam. Selama itu, Nurdin banyak mendapatkan penghargaan dan dianggap berprestasi membawa perubahan bagi Bantaeng.

Tertangkapnya Nurdin atas kasus dugaan korupsi saat menjabat Gubernur menjadi pertanyaan sejumlah warganet.

Seperti misalnya akun @Miduk17 yang mengatakan, bahwa Nurdin pernah mendapatkan penghargaan yang anti dan melakukan gebrakan melawan Korupsi. Namun kenapa malah ditangkap KPK.

"Nurdin Abdullah adalah peraih Bung Hatta Anti Corruption Award tahun 2017

Penghargaan prestisius kepada pejabat publik yang anti dan melakukan gebrakan melawan korupsi

Sekarang, malah ditangkap KPK," tulisnya yang dikutip Sabtu (27/2/2021).

Akun lainnya, @syukron_jml tidak menyangka Nurdin ditangkap KPK lantaran selama ini Nurdin terkenal dianggap berhasil dan bersih.

"Nurdin Abdullah salah seorang pemimpin kepala daerah yg pintar dan berprestasi. Memimpin Sulsel setelah dua periode pimpin Bantaeng sekaligus mematahkan dominasi dinasti politik disana. Terkenal karena dianggap berhasil dan bersih. Sekarang diduga kena rasuah, semoga hanya dugaan," jelasnya.

"Prof Nurdin Abdullah membuat banyak Perubahan untuk Bantaeng Beberapa tahun yang lalu, dan saya merasakan Hal Itu....

Semangatki Profffffff..," sambung akun @muhajir93.

Baca Juga:  KPK OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, PDIP: Kita Agak Kaget

Diketahui sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK pada Jumat 26 Februari tengah malam. Nurdin langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Nurdin Abdullah tiba di Bandara Soekarno-Hatta bersama 5 orang lainnya, pada pukul 08.50 WIB. Begitu keluar dari pintu kedatangan, Nurdin langsung diserbu berbagai pertanyaan oleh awak media. Namun, sayangnya dia hanya menatap lurus ke depan dan menolak menjawab pertanyaan dari wartawan.

"Saya lagi tidur, dijemput jadi belum tahu," ujar Nurdin Abdullah.

Nurdin bahkan mengaku bahwa dia belum tahu alasan mengapa dia dijemput oleh KPK. Nurdin mengatakan bahwa dia juga akan menunggu pemeriksaan lanjutan.

"Saya juga belum tahu ada apa, kenapa dijemput," lanjut Nurdin.

Nurdin Abdullah sendiri terjaring bersama 5 orang tersangka lainnya, dan KPK menyita barang bukti yaitu satu koper uang sebesar Rp1 miliar yang diamankan di Rumah Makan Nelayan, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini