Gubernur Nurdin Abdullah Lantik 11 Kepala Daerah Sebelum Terciduk KPK

Antara, · Sabtu 27 Februari 2021 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 337 2369242 gubernur-nurdin-abdullah-lantik-11-kepala-daerah-sebelum-terciduk-kpk-RsTSrP2GCW.JPG Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (Foto: Instagram/@nurdin.abdullah)

JAKARTA - Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat tadi malam. Ia diciduk bersama lima orang lainnya. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam penerbangan menuju Jakarta.

Sebelum terjaring OTT, Nurdin Abdullah melantik 11 pasangan bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota hasil Pilkada Serentak 2020, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat kemarin.

Pelantikan pasangan kepala daerah di Sulsel yang menjabat untuk periode 2021-2024 (SK 2021-2026 dengan klausal), dilakukan dengan memadukan secara luring dan virtual.Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri dibacakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Sulsel.

Baca juga: OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Ketua KPK: Mereka Dalam Penerbangan ke Jakarta

Mereka yang dilantik berdasarkan SK Mendagri Nomor: 131.73-356 Tahun 2021 masing-masing Adnan Purichta Ichsan-Abdul Rauf Mallagani (Gowa), Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Makassar), Chaidir Syam-Suhartina Bohari (Maros), Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (Pangkep), dan Suardi Saleh-Aska Mappe (Barru).

Kemudian, Andi Kaswadi Razak-Lutfi Halide (Soppeng), Basli Ali-Syaiful Arif (Kepulauan Selayar), Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf (Bulukumba), Theofilus Allorerung-Zadrak Tombeg (Tana Toraja), Andi Indah Putri Indriani-Suaib Mansyur (Luwu Utara), dan Budiman Hakim (Luwu Timur).

"Pada hari ini Jumat, 26 Februari 2021. Saya Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan atas nama Presiden Republik Indonesia dengan ini resmi melantik," kata Nurdin saat memulai pelantikan.

Acara itu dipantau langsung oleh Kemendagri untuk memastikan acara dilakukan mengikuti protokol kesehatan ketat di tengah pandemi Covid-19, sehingga hanya dihadiri oleh kepala daerah dan wakilnya serta ketua TP PKK kabupaten/kota.

Kini, Nurdin harus menjalani babak baru dalam kehidupannya dengan dihadapkan oleh kasus hukum. belum diketahui kasus apa yang menimpa Nurdin.

KPK segera mengumumkan statusnya hari ini setelah melakukan penyelidikan dan pengumpulan alat dan barang bukti yang cukup sebagai prasyarat menentukan status tersangka. Nurdin bersama lima orang lainnya kini sedang dalam perjalanan dari Makassar ke Jakarta.

"(Pihak-pihak yang diamankan) sedang dalam penerbangan," ucap Ketua KPK, Firli Bahuri saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Sabtu (27/2/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini