632 Bencana Landa Indonesia Dua Bulan Terakhir, Banjir Paling Banyak

Ari Sandita Murti, Sindonews · Sabtu 27 Februari 2021 04:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 337 2369199 632-bencana-landa-indonesia-dua-bulan-terakhir-banjir-paling-banyak-MwPAvHzoSB.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Bencana terjadi di Indonesia pada tahun 2021 ini sebanyak 632 kejadian, yang mana hampir terjadi di semua wilayah Indonesia. Adapun data soal bencana itu bisa dilihat langsung di Twitter resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia, @BNPB_Indonesia pada Jumat (26/2/2021) pukul 19.50 WIB.

Dari data yang didapatkn BNPB itu, tercatat bencana di Indonesia sejak 1 Januari 2021 hingga 26 Februari 2021 ini hingga pukul 15.00 WIB, jumlah kejadian bencana sebanyak 623 kejadian. Kejadian bencana alam mendominasi adalah bencana banjir, diikuti puting beliung, dan tanah longsor.

Adapun jumlah kejadian berdasarkan jenisnya berupa gempa bumi 11 kejadian, Karhutla 52 kejadian, Kekeringan 1 kejadian, Banjir 296 kejadian, Tanah Longsor 123 kejadian, Puting Beliung 129 kejadian, dan Gelombang Pasar dan Abrasi 11 kejadian.

Bencana alam menimbulkan terdampak dan mengungsi sebanyak 3.398.132 jiwa, sedangkan sebanyak 265 jiwa meninggal dunia, 11 hilang, dan 12.125 jiwa luka-luka. Selain bencana alam, pada tanggal 13 april 2020 pemerintah menetapkan penyebaran Covid-19 sebagai Bencana Nasinal non alam.

Baca Juga: Mitigasi Banjir Jabodetabek, 13,6 Ton Garam Disemai Guna Modifikasi Cuaca

Sedangkan dampak kerusakan bencana tersebut membuat total 52.684 rumah rusak dengan rincian 4.754 rumah rusak berat, 5.646 rumah rusak sedang, dan 42.284 rumah rusak ringan. Lalu, fasilitas rusak sebanyak 1.674 dengan rincian 853 fasilitas pendidikan rusak, 640 fasilitas peribadatan rusak, dan 181 fasilitas kesehatan rusak, 285 kantor rusak, dan 87 jembatan rusak

Dari data tersebut, tampak sebaran kejadian bencana alam sejak tanggal 1 Januari - 26 Februari 2021 terbagi menjadi 3 zona, zona hijau dengan jumlah kejadian kurang dari 50 kejadian, zona oranye dengan jumlah kejadian di kisaran 50-150 kejadian, dan zona merah dengan jumlah kejadian lebih dari 150 kejadian.

Pada zona hijau, hampir di sejumlah wilayah Indonesia terjadi, seperti Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Papua, NTB, Jakarta, dan Banten. Lalu, zona oranye dengan jumlah kejadian di kisaran 50-150 terjadi di Aceh, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Terakhir, zona merah dengan jumlah kejadian lebih dari 150 ada di Jawa Barat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini