Share

Demokrat Pecat Kader yang Membangkang, Andi Arief: Gelombang Pertama 7 Orang

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 26 Februari 2021 23:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 337 2369166 demokrat-pecat-kader-yang-membangkang-andi-arief-gelombang-pertama-7-orang-tLKpKrv5xL.jpg Politikus Demokrat Andi Arief (Foto: Okezone)

JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief mengindikasikan bahwa pemecatan anggota partai berlogo mercy itu akan terus berlanjut.

Andi Arief dalam akun Twitternya berucap bahwa 7 kader yang dipecat merupakan gelombang pertama, seolah menunjukan bahwa akan ada lagi kader yang akan dipecat.

"Demi harapan ratusan ribu kader dan jutaan simpatisan dan pemilih, kami mendukung sepenuhnya langkah pemecatan terhadap 7 kader yang dilakukan oleh dewan kehormatan partai. Gelombang pertama 7 orang," jelas Andi Arief dalam akun Twitternya.

Seperti diketahui, DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memecat 6 kadernya atas gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) atau kudeta Ketua Umum (Ketum) PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Salah satunya adalah Marzuki Alie karena dianggap melanggar etika atas perilakunya.

Baca Juga: Demokrat Pecat 7 Kader Buntut Kudeta Partai, Marzuki Alie Salah Satunya

"DPP Partai Demokrat memutuskan untuk memberikan sanksi pemberhentian tetap dengan tidak hormat sebagai anggota Partai Demokrat terhadap nama-nama berikut: Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP PD Herzaky Mahendra Putra dalam keterangannya, Jumat (26/2/2021).

Keputusan dan rekomendasi DK PD itu didasarkan atas laporan kesaksian dan bukti-bukti serta data dan fakta yang ada, dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Jelas bahwa para pelaku GPK-PD itu telah melakukan tindakan atau perbuatan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat, Pakta Integritas dan Kode Etik Partai Demokrat.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini