Nurhadi Tuding Menantunya Nikmati Sendiri Uang Rp35,8 Miliar dari Bos MIT

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 26 Februari 2021 22:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 337 2369140 nurhadi-tuding-menantunya-nikmati-sendiri-uang-rp35-8-miliar-dari-bos-mit-RbwNlFCyXq.jpg Nurhadi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi mengatakan bahwa uang Rp35,8 miliar dari Direktur Utama (Dirut) PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto hanya digunakan untuk keperluan menantunya, Rezky Herbiyono. Nurhadi mengklaim tidak pernah menerima uang dari Hiendra melalui Rezky

Demikian diungkapkan Nurhadi saat bersaksi secara virtual untuk terdakwa Rezky Herbiyono dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA. Agenda sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat kali ini yaitu, pemeriksaan silang antara terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono. 

"Dia (Rezky) bilang untuk kerja sama dengan Hiendra, tapi dia mengakui untuk keperluan saya (Rezky). Sebagian misalnya untuk biaya konsultan meng-hire perusahaan. Selebihnya itu untuk kebutuhan dia semua," ungkap Nurhadi.

Baca juga: Terungkap! Ini Tempat Persembunyian Nurhadi dan Menantunya Selama Buron

"Saya sampai nanya, itu bisa kamu pertanggungjawabkan satu per satu? Ada enggak ke mana-kemananya (uang), ‘saya serahkan kepada siapa, transfernya kepada siapa, itu ada semua’ jawabannya si Rezky," sambungnya.

Sepengetahuan Nurhadi, Rezky menggunakan uang miliaran rupiah itu untuk berbagai keperluan. Salah satunya untuk bisnis jual beli tas hingga sepatu.

Baca juga: Nurhadi Berkali-kali Bersumpah dengan Nama Tuhan di Persidangan

"Untuk keperluan Rezky macam-macam. Bukan hanya kehidupan sehari-hari. Ya saya enggak tahu, apakah itu juga dibelikan misalkan jam, untuk dibisniskan, dijual lagi, apakah untuk tas dijual-belikan lagi, atau sebagainya," bebernya.

Nurhadi memastikan bahwa uang itu memang digunakan untuk kebutuhan bisnis Rezky. Sebab, Nurhadi pernah melihat barang-barang yang dibeli Rezky kemudian dijual kembali.

"Salah satunya itu. Salah satunya dijelaskan kepada saya. Saya tidak menduga. Betul itu, ternyata ada barang-barangnya juga, termasuk tas dan sebagainya," pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan Muhammad Rudjito selaku tim kuasa hukum Nurhadi. Rudjito mengklaim, kliennya tidak pernah menerima aliran uang Rp35,8 miliar yang diterima Rezky Herbiyono dari Hiendra Soenjoto.

Dijelaskan Rudjito, uang yang diterima Rezky dari Hiendra berkaitan berkaitan dengan investasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Di mana, Rezky dan Hiendra memang rencananya akan kerjasama di proyek tersebut.

"Itu terkait permintaan kembali, terkait PLTMH yang belum bisa dilaksanakan, saya kira itu yang uang Rp 35,8 miliar. Sampai saat ini keterangan beliau seperti itu (tidak menikmati)," kata Rudjito di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Rudjito menyebut, bahwa sejauh ini pihak Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat membuktikan surat dakwaan Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono. Rudjito menekankan bahwa Nurhadi hingga saat ini membantah menerima suap maupun gratifikasi yang berkaitan pengurusan perkara di MA.

"Sampai saat ini ditegaskan oleh Pak Nurhadi tidak ada itu yang namanya aliran uang dari orang-orang yang disebut di dalam dakwaan. Tegas tadi, ditegaskan oleh pak Nurhadi, tidak ada aliran dari siapapun yg disebut dalam dakwaan," cetus Rudjito.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini