Viral Kelamin Pria Membesar Usai Divaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kadinkes Morotai

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 26 Februari 2021 15:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 337 2368902 viral-kelamin-pria-membesar-usai-divaksin-covid-19-ini-penjelasan-kadinkes-morotai-uEP5Gs9niW.jpg ilustrasi: shutterstock

MOROTAI – Jagat dunia maya dihebohkan dengan beredar kabar di media sosial, kelamin pria di Kepulauan Morotai membesar usai disuntik vaksin Sinovac. Artikel pada sebuah portal berita tersebut langsung menjadi viral di medsos.

(Baca juga: Viral! Pria di Morotai Kelaminnya Membesar Usai Divaksin Covid-19)

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Pulau Morotai, Julius Giscard Crons, membantah jika dirinya menyampaikan vaksin Covid-19 dapat meperbesar alat kelamin pria seperti yang diberitakan pada sebuah media tersebut.

(Baca juga: KSAD Jenderal Andika Terima Kenaikan Pangkat, 2 Pati Resmi Bintang 3)

Menurut Julius, dirinya hanya menyampaikan bahwa ada peserta yang mengaku ngantuk dan rasa lapar. Sementara efek membesarkan kelamin pria tidak disampaikan.

“Tadi saya didatangi wartawan dan menanyakan soal capaian serta efek samping atas keluhan peserta vaksinasi pasca divaksin tahap pertama beberapa waktu lalu, dan saya sudah menyampaikan apa yang ditanyakan itu. Tapi bukan berarti efek samping soal memperbesar alat kelamin,” ujarnya saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (26/2/2021).

Julis melanjutkan, para awak media yang mewawancari dirinya sempat menyinggung dan bercanda masalah tersebut tapi bukan dari dirinya sehingga itu tidak benar.

“Jadi efek samping itu tidak benar, yang benar adalah efek samping ringan berupa rasa ngantuk dan rasa lapar,” tegas Julius.

Julius menambahkan, efek vaksin dapat memperbesarkan alat kelamin pria yang beredar selama ini adalah hoaks, lalu bagaimana dirinya menyampaikan seperti itu. Sebab hal itu tidak ilmiah

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini