Politikus PDIP Ihsan Yunus Irit Bicara Usai Diperiksa KPK

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 22:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368484 politikus-pdip-ihsan-yunus-irit-bicara-usai-diperiksa-kpk-8x0vPmiP44.jpg Ihsan Yunus usai menjalani pemeriksaan di KPK (Foto: Arie Dwi Satrio)

JAKARTA - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ihsan Yunus rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pengadaan paket bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19, pada malam hari ini, Kamis 25 Februari 2021. Ihsan menjalani pemeriksaan selama sekira tujuh jam.

Usai diperiksa, Mantan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu irit bicara. Dicecar berbagai pertanyaan oleh awak media, Ihsan enggan menjawab. Ia hanya menyatakan bahwa telah menjelaskan yang berkaitan dengan kasus dugaan suap bansos corona ke penyidik KPK.

"Intinya saya sudah menjelaskan semua kepada penyidik. Silakan tanyakan ke penyidik saja, ya," kata Ihsan kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2021), malam.

Baca Juga: Rumahnya Digeledah Terkait Korupsi Bansos, Politikus PDIP Ihsan Yunus Diperiksa KPK

Sekadar informasi, Ihsan Yunus yang saat ini menjabat sebagai Anggota Komisi II DPR RI menjalani pemeriksaan sejak sekira pukul 14.00 WIB hingga 21.40 WIB. KPK sendiri belum menjelaskan ihwal materi pemeriksaan terhadap Ihsan Yunus.

Kepada awak media, Ihsan sempat mengakui bahwa rumahnya yang berada di Jalan Kayu Putih Selatan 1, Nomor 16, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pernah digeledah oleh penyidik KPK. Kediaman Ihsan Yunus digeledah pada Rabu, 24 Februari 2021. "Iya rumah saya sudah digeledah kemarin," singkatnya.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan lima orang tersangka dalam perkara ini. Kelima tersangka itu yakni, mantan Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabukke (HS).

Baca Juga: Ini Penampakan Rumah Mewah Politikus PDIP yang 'Diacak-acak' KPK

Matheus dan Adi Wahyono diduga mengambil jatah Rp10 ribu dari tiap paket bansos berupa sembako seharga Rp300 ribu, bekerjasama dengan pengusaha Ardian IM dan Harry Sidabukke. Dari jatah Rp10 ribu di tiap paket sembako, diduga ada yang mengalir untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini