7 Organisasi Sayap Demokrat Deklarasi Tolak KLB dan Tetap Dukung AHY

Kiswondari, Sindonews · Kamis 25 Februari 2021 20:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368437 7-organisasi-sayap-demokrat-deklarasi-tolak-klb-dan-tetap-dukung-ahy-6Us7z05RCd.jpg Sebanyak 7 organisasi sayap Partai Demokrat tolak Kongres Luas Biasa (Foto: Kiswondari)

JAKARTA - Sebanyak 7 organisasi sayap (orsap) Partai Demokrat melakukan deklarasi penolakan terhadap Kongres Luar Biasa (KLB) dan juga pencalonan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. Mereka menyatakan tetap mendukung kepemimpinan Ketum PD yang sah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Adapun 7 orsap itu di antaranya Komite Nasional Partai Demokrat (KNPD), Forum Komunikasi Pendiri & Deklarator Partai Demokrat (FKPD), Perempuan Demokrat RI (PDRI), Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), Bintang Muda Indonesia (BMI), Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrat (FKKGD) dan Angkatan Muda Penggerak Demokrat AMPD.

"Ini teman-teman dari organisasi sayap Partai Demokrat secara spontan tadi langsung diinisiasi oleh Kepala Pembinaan Jaringan dan Konstituen, saudara Zulfikar Hamonangan, melakukan komunikasi, konsolidasi dan koordinasi terkait adanya pertemuan atau press conference yang dilalukan oleh beberapa orsap PD tadi siang di Bellagio, Jakarta Selatan," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PD Renanda Bachtar di Kantor DPP Partai Demokrat, Kamis (25/2/2021).

"Yang intinya menyatakan bahwa mereka meragukan kepemimpinan AHY dan kemudian ingin mengusung sebuah KLB yang didukung oleh sejumlah mantan kader dan ingin menggantikan Ketum AHY yang sah, dengan bapak KSP Moeldoko," sambungnya.

Baca Juga:  Generasi Muda dan Organisasi Sayap Partai Demokrat Dukung Digelarnya KLB

Untuk itu, Renanda mengatakan bahwa teman-teman orsap PD zangat terkejut dan ingin memberikan pernyataan sikap untuk merespons pertemuan tadi siang yang dilakukan oleh sekitar dua orsap PD.

"Ini tidak semua orsap hadir karena agak mendadak waktunya, tapi yang hadir cukup banyak dari orsap PD dan saya rasa kita tidak ada pernyataan sikap bersama. Tapi, saya ingin memberikan kesempatan pada masing-masing ketum orsap untuk merespons dan memberikan pernyataan sikap terkait sejumlah orsap PD yang sekali lagi pada siang tadi melakukan prescon," ujarnya.

Sekjen PDRI Listi Sumarto menegaskan bahwa segenap Perempuan Demokrat RI yang didirikan pada 21 April 2005 menyatakan menolak rencana KLB.

"Kami Perempuan Demokrat Republik Indonesia yang didirikan 21 April 2005, kami segenap pengurus PDRI menyatakan sikap menolak rencana klb yang dilakukan oleh ketua orsap lain dan kami PDRI tetap mendukung kepemimpinan mas AHY," kata Listi.

Baca Juga:  Jika Terjadi Kudeta, SBY: Seluruh Pengurus Demokrat Bisa Diobrak-abrik

Kemudian, Wakil Sekjen (Wasekjen) IMDI Budi Kosasih menyesalkan teman-teman orsap lain yang mau merencanakan KLB, karena hasil keselakatan kami bersama semua orsap sudah menyatakan sikap bahwa pihaknya mendukung kepemimpinan Ketum AHY.

"Nah, yang saya sangat aneh teman-teman ini mau mendukung salah satu calon ketum dilakukan oleh kader Demokrat bapak Moeldoko, nah ini aneh karena kalau mau liat elektabilitas juga aduh jauh, bagaimana caranya mereka itu mencalonkan dia sebagai ketum," ujarnya.

"Pernyataan sikap ini saya mewakili ketum dan sekjen IMDI dengan ini saya menyatakan tegas DPP IMDI tetap mendukung dan mengetahui bahwa Ketum PD AHY tetap sebagau ketum PD," sambungnya.

Kemudian, Ketum Orsap Bintang Muda Indonesia Farhan Efendi mengatakan, sebagai orsap baru di Demokrat, pihaknya merasa sangat kecewa dengan orsap yang hari ini melakukan konperd di Bellagio. Padahal, dulu mereka ini adalah sahabat-sahabat yang mengajak teman-teman juga untuk bergabung dalam Partai Demokrat dalam rangka mendorong terbentuknya kepemimpinan visioner yang baik, yang santun, cerdas dan untuk melangsungkan proses demokratisasi dan keadilan sosial.

"Akan tetapi, saya tidak tahu kenapa mereka punya pikiran yang menurut saya tidak rasional karena dipandangan kami yang muda-muda teman-teman aktivis ini psti rekat dan kuat terhadap moralitas, saya tahu sahabat-sahabat yang ada di sana oknum oknum ketua orsap itu aktivis tapi kenapa langkah dan tindakannya sangat tidak mencerminkan daripada moralitas aktivis itu sendiri," ujarnya.

"Ini justru melukai kawan-kawan yang masih muda tidak ada inspirasi dan apa ya teladan bagi aktor-aktor politik muda yang baik yang bisa dipercaya yang punya integritas," sesal Farhan.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini