Penjelasan Ketua KPK soal Tahanan Kasus Korupsi Dapat Vaksin Covid-19

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 19:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368400 penjelasan-ketua-kpk-soal-tahanan-kasus-korupsi-dapat-vaksin-covid-19-7q2kHbTECt.jpg Ketua KPK Firli Bahuri (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara menanggapi kritikan dari sejumlah pihak terkait penyuntikan vaksin kepada para tahanan kasus dugaan korupsi. Firli pun berterima kasih terhadap pihak-pihak yang mengkritik kebijakannya melakukan vaksinasi terhadap para tahanan.

Menurut Firli, pihaknya wajib melindungi serta menjaga keselamatan setiap orang yang berada di lingkungan KPK, termasuk para tahanan.

"Negara bertugas untuk memberikan perlindungan kepada segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, demikian diamanatkan pembukaan alenia ke-4 Undang Undang Dasar Negara Indonesia tahun 1945," ungkap Firli melalui keterangan resminya, Kamis (25/2/2021).

"Terkait itulah KPK melaksanakan vaksinasi dengan kerja sama dengan Komite Penanganan Covid 19 untuk seluruh insan KPK dan para pihak yang berinteraksi dalam lingkungan KPK," imbuhnya.

Firli mengajak seluruh pihak untuk memahami bersama bahwa sampai dengan hari ini, kasus positif Covid-19 tahanan KPK cukup tinggi. Di mana, 20 dari total 64 orang tahanan atau sekira 31 persen terpapar virus corona. Bahkan, ada pegawai sampai meninggal dunia.

"Tahanan KPK merupakan salah satu pihak yang rentan untuk tertular dan menularkan virus ini karena banyak berhubungan dengan berbagai pihak, diantaranya: Putugas Rutan, Penyidik, Keluarga Tahanan, Kuasa Hukum, dan pihak-pihak terkait lainnya," ungkapnya.

"Penanganan dan pencegahan virus ini salah satunya dengan segera memutus rantai penularannya dengan vaksinasi," sambungnya.

Baca Juga : Berikut Sebaran Penambahan Kasus Covid-19 di 34 Provinsi Hari Ini

Menurut Firli, KPK melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh pegawainya, termasuk pihak-pihak yang terkait diantaranya: petugas kantin, petugas keamanan dan kebersihan, jurnalis, tahanan dan pihak lain yang beraktivitas di lingkungan KPK.

"KPK memandang penting melakukan vaksinasi Tahanan karena beraktivitas dan berinteraksi dengan pegawai KPK dan pihak lainnya. Hal itu juga untuk memberikan perlindungan kepada pihak-pihak tersebut," paparnya.

Lebih lanjut, kata Firli, kesehatan para tahanan juga menjadi penting untuk dapat memperlancar proses penanganan dan persidangan perkaranya. Kesehatan, sambungnya, merupakan hak asasi setiap manusia.

"Demikian halnya bagi seorang tahanan. Dalam Pandemi Covid-19 negara bertanggungjawab melalui program vaksinasi. KPK juga berkomitmen untuk mendukung dalam percepatan program ini sehingga kita bisa lebih dini memutus rantai penularannya," bebernya.

Atas dasar itulah, KPK berharap masyarakat Indonesia bisa segera memperoleh vaksinasi covid-19

Sebab, keselamatan jiwa manusia merupakan hukum tertinggi (salus populi suprema lex ecto).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini