Instruksi Kapolri Pasca Penembakan di Cengkareng, Bripka CS Diberhentikan Tidak Hormat!

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 18:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368385 instruksi-kapolri-pasca-penembakan-di-cengkareng-bripka-cs-diberhentikan-tidak-hormat-BxmYn5inDy.jpg Kapolri Listyo Sigit Prabowo (Foto : Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan sikap tegas terhadap Bripka CS yang menembak tiga orang hingga tewas di RM Cafe, Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat. Terkait perkara ini, Listyo Sigit juga mengeluarkan beberapa instruksi ke jajaran agar kejadian serupa tak terulang.

Instruksi itu tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (STR) bernomor ST/396/II/HUK.7.1./2021 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri per tanggal (25/2/201).

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membenarkan soal terbitnya surat telegram rahasia tersebut. Menurutnya hal ini sebagai upaya untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.

“Iya betul, sebagai langkah antisipasi peristiwa serupa tak terjadi lagi, sekaligus untuk menjaga soliditas dengan TNI yang selama ini berjalan baik,” kata Argo Yuwono dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (25/2/2021).

Dalam surat telegram tersebut juga ditekankan bahwa, Kapolri meminta agar Bripka CS di pecat secara tidak hormat dan dilakukan proses pidana sebagaimana tertuang dalam aturan hukum yang berlaku.

"Menindak tegas anggota Polri yang terlibat dalam kejadian tersebut dengan melaksanakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan proses pidana," demikian bunyi surat telegram Kapolri tersebut.

Baca Juga : Oknum Polisi Pelaku Penembak 3 Orang di RM Cafe Ditetapkan Tersangka

Kapolri juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian di Indonesia untuk tetap menjaga soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri yang selama sudah terbangun.

"Secara pro aktif terus meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri melalui kegiatan operasional terpadu, keagamaan, olahraga bersama, kolaborasi kegiatan sosial atau kemasyarakatan," bunyi telegram itu lagi.

Kemudian, Kapolri juga meminta memperketat proses pinjam pakai senjata api dinas yang hanya diperuntukan bagi anggota Polri yang memenuhi syarat dan tidak bermasalah serta terus memperkuat pengawasan dan pengendalian dalam penggunaannya.

Lalu, Kapolri juga meminta kepada seluruh jajaran Kasatwil dan pengemban fungsi Propam untuk melaksankan koordinasi dengan satuan TNI setempat dan POM TNI untuk terus mengantisipasi dan menyelesaikan perselisihan atau permasalahan anggota Polri dan TNI secara cepat, tepat, tuntas dan berkeadilan.

"Pada kesempatan pertama melaporkan setiap upaya-upaya penanganan dan pencegahan terhadap perselisihan dan keributan antara anggota Polri dan TNI yang telah dilaksanakan di masing-masing wilayahnya kepada Kapolri," tulis telegram poin terakhir itu.

Pelaku penembakan merupakan anggota Polsek Kalideres berinisial CS, dan korban tewas adalah anggota TNI AD yang juga keamanan RM Cafe berinisal S, Bar boy waiter berinisial FSS, dan kasir RM Cafe berinisial M. Lalu korban luka Manager RM Cafe berinisial HA.

Bripka CS saat ini sudah dijadikan tersangka dalam perkara tersebut. Sementara korban sekarang berada di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini