Tanpa Paksaan, Eks Anggota ISIS Ikrar Setia kepada NKRI di Lapas Porong

INews.id, · Kamis 25 Februari 2021 18:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368359 tanpa-paksaan-eks-anggota-isis-ikrar-setia-kepada-nkri-di-lapas-porong-elg48XrjxJ.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

SIDOARJO - Tanpa adanya paksaan dan bujuk rayu, narapidana teroris Mukarram Bin Sabarin berikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi ikrar diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan saksi, termasuk warga binaan.

Usai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pengucapan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI dan diakhiri dengan tanda tangan di atas naskah bermaterai.

Ucap ikrar setia NKRI dibacakan Mukarram di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya di Porong, tempat dirinya menjalani hukuman. Ikrar setia kepada NKRI dipimpin kangsung Kepala Lapas Kelas I Porong, Gun Gun Gunawan.

Baca Juga:  Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Kalbar, Kali Ini Seorang Perempuan

Kalapas Kelas I Porong Gun Gun Gunawan mengatakan Gun Gun mengatakan, apa yang dilakukan Mukarram merupakan hal yang baik. Sebab, dia telah sadar dan kembali kepada pangkuan NKRI. "Dengan hati nuraninya dia meminta ingin berikar dan menjadi warga negara yang baik. Serta berjanji akan setia terhadap NKRI. Tentu ini sangat baik," katanya, Kamis (25/2/2021).

Gun Gun mengatakan, selama ini pendekatan terhadap napiter terus dilakukan. Harapannya mereka bisa sadar dan kembali setia kepada NKRI. "Bagi kami, mereka ini (napiter) adalah keluarga besar kami di Lapas Porong," katanya.

Gun Gun menjelaskan, meski pendekatan tidak mudah, namun pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin. Hasilnya, banyak di antara mereka yang sadar.

"Dari 9 napiter yang ditahan sudah ada 7 napiter yang menyatakan ikrar terhadap NKRI. Dalam waktu dekat insya Allah yang belum berikrar akan menyatakan ikrarnya ke NKRI," katanya.

Baca Juga:  3 Terduga Teroris yang Ditangkap di Kalbar Masuk Jaringan JAD

Sementara itu, Mukarram mengatakan ikarar yang dibacakan murni muncul dari hati nuraninya. Tidak ada paksaan atau bujuk rayu. Karena itu, dia berjanji untuk setia kepada NKRI. Akan melindungi segenap Tanah Air Indonesia, dari segala tindakan-tindakan aksi terorisme yang dapat memecah belah persatuan Indonesia.

"Saya akan melepaskan baiat saya terhadap pemimpin ISIS atau organisasi jihadis radikal lainnya. Saya sampai kapanpun tidak akan berbaiat kepada mereka," ujarnya.

Dia menjelaskan, selama ini dirinya mengaku menyesal atas kesalahan yang telah dilakukan. Selanjutnya dia tidak akan bergabung kembali dengan kelompok radikal atau kelompok terorisme lainnya.

Diketahui, Mukarram merupakan napiter yang pernah menjadi anggota JAD Indonesia. Bahkan, dia juga pernah menjadi anggota ISIS. Pria asal Aceh ini ditangkap oleh Densus 88 anti teror di Thailand saay akan melakukan jihad ke Suriah. Dia divonis 3,8 tahun dan ditahan di Lapas Cikeas sebelum akhirnya dipindah ke Lapas Porong pada 2019.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini