5.512 Wartawan Ikuti Vaksinasi Covid-19 di GBK

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 25 Februari 2021 11:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2368060 5-512-wartawan-ikuti-vaksinasi-covid-19-di-gbk-7i6hrd6uJf.jpg Wartawan saat divaksin Covid-19 di GBK (foto: Okezone/Reza)

JAKARTA - Sebanyak 5.512 wartawan mengikuti vaksinasi Covid-19 di Hall A Basket Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (25/2/2021). Kegiatan ini turut dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Selain Jokowi, kegiatan vaksinasi insan pers ini juga dihadiri Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (BGS), Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, dan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh.

"Ada 5.512 (jurnalis yang divaksinasi) dan ini dilakukan sejalan dengan prosedur yang ditetapkan Menkes," kata Menkominfo Johnny G. Plate di lokasi.

Baca juga:  Wartawan Divaksin, Presiden Jokowi Berharap Dapat Memberikan Perlindungan saat Bertugas

Sedangkan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menyebutkan vaksinasi untuk awak media merupakan bentuk perlindungan terhadap jurnalis.

"Ini upaya meningkatkan kemerdekaan pers. Faktor yang meningkatkan kemerdekaan pers adalah pertama, meningkatkan kompetensi jurnalis. Kedua, memberikan perlindungan jurnalis. Ketiga, memberikan kesejahteraan jurnalis. Nah (vaksinasi) ini yang kedua," tutur dia.

Baca juga:  Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Wartawan di GBK

Salah satu wartawan yang mengikuti vaksinasi, Agus Rahmat, mengatakan, vaksinasi Covid memberikan sedikit rasa lega kepada pewarta yang saban hari bersinggungan dengan banyak orang.

"Sedikit memberi rasa lega, tapi kita harus tetap menjaga prokes secara ketat. Pas disuntik rasanya biasa saja. Setelah itu, kita diobservasi 30 menit. Kemudian selesai, boleh pulang," jelas Agus.

Proses vaksinasi diawali dengan validasi identitas di meja pertama. Kemudian, peserta diarahkan menuju meja dua untuk mendapatkan tiket serta melakukan registrasi ulang.

Setelahnya, peserta menuju meja tiga untuk mendapatkan screening kesehatan. Terakhir, peserta menuju meja lima untuk disuntik vaksin Covid-19.

Usai disuntik, peserta diobservasi selama 30 menit untuk melihat apakah ada Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau tidak.

Jika semua beres, maka peserta diperbolehkan pulang dengan membawa sertifikat telah divaksin tahap pertama. Sertifikat ini harus dibawa karena sebagai syarat untuk vaksinasi tahap kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini