Adik Ipar Ungkap Nurhadi Punya Penghasilan Rp1,5 Miliar dari Bisnis Sarang Walet

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 25 Februari 2021 04:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 25 337 2367877 adik-ipar-ungkap-nurhadi-punya-penghasilan-rp1-5-miliar-dari-bisnis-sarang-walet-8ImSZc3YZN.jpg Nurhadi. (Foto : Okezone/Heru Haryono)

JAKARTA - Adik ipar mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Elia, mengungkap bahwa kakak iparnya itu memiliki penghasilan selain menjadi pejabat di MA. Nurhadi disebutnya memiliki penghasilan dari bisnis sarang burung walet.

Elia mengungkapkan hal itu saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA), kemarin. Adik kandung Tin Zuraida itu bersaksi untuk terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono.

Elia mengaku, pihak keluarganya yang mengelola sarang burung walet milik Nurhadi tersebut. Dia menegaskan tidak pernah membohongi Nurhadi terkait penghasilan usaha burung walet tersebut.

"Karena mungkin ibu saya ada kebutuhan yang diambil dari situ (sarang burung walet) walau tidak banyak. Ibu saya dalam catatan kecilnya mencatat semua penjualan untuk ditunjukan ke Pak Nurhadi, intinya ibu saya tidak membohongi. Sangat amanah," katanya Elia di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Elia mengungkap, usaha Nurhadi itu, dalam setahun bisa menjual sarang burung walet sebanyak 100 kilogram. Bahkan penghasilannya dalam setahun bisa mencapai Rp1,5 miliar. "Pastinya hampir 100 kilogram. Harga per kilogram Rp 15-17 juta. Satu tahun ya Rp 1,5 miliar," beber Elia.

Menanggapi ini, Nurhadi mengakui sejak 1993 sudah mempunyai usaha burung walet. Dia pun mengamini penghasilannya dalam setahun dari sarang burung walet itu sebesar Rp 1,5 miliar. "Sejak tahun 1993 saya sudah punya penghasilan tambahan Rp 1,5 miliar," klaim Nurhadi.

Sementara itu, Muhammad Rudjito, tim kuasa hukum mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, menambahkan bahwa penghasilan kliennya dari usaha sarang burung walet mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya memang benar adanya bukan hoaks.

Baca Juga : KPK Yakin Penerimaan Suap serta Gratifikasi Nurhadi Telah Terbukti di Persidangan

"Ibu Elia menerangkang memang benar, aset Nurhadi yang terdiri dari sejumlah sarang burung walet itu memang suatu fakta, bukan fiktif, bukan hoaks," kata Rudjito.

Rudjito mengklaim, penghasilan kliennya bukan dari aliran korupsi terkait pengurusan perkara di MA. Dia menyebut, selain dari lembaga kekuasaan kehakiman, Nurhadi juga memeroleh penghasilan dari sarang burung walet.

"Jadi memang suatu fakta yang tidak bisa tidak menunjukkan bahwa kemampuan finansial Pak Nurhadi itu yamg dihasilkan dari budidaya sarang burung walet itu memang suatu hal yang realistis," tutur Rudjito.

Karena itu, dia menegaskan Nurhadi maupun Rezky tidak pernah menerima aliran uang haram dari pengurusan perkara di MA, sebagaimana dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) KPK.

Baca Juga : Pengacara Nurhadi Tak Permasalahkan Saksi Hengky Ubah Keterangan BAP

"Itu (dakwaan) terbantahkan dengan keterangan saksi Ibu Elia. Itu paling utama dari keterangan saksi ini, yg ingin menegaskan mengkonfirmasi aset Pak Nurhadi yang terdiri dari sejumlah sarang burung walet itu memang suatu yang real, bukan hoaks dan bukan fiktif," tegas Rudjito.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini