Pemerintah Kembangkan Teknologi Modifikasi Cuaca untuk Perkecil Dampak Cuaca Ekstrem

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 24 Februari 2021 21:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367824 pemerintah-kembangkan-teknologi-modifikasi-cuaca-untuk-perkecil-dampak-cuaca-ekstrem-dISGnT7Xt3.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Dalam rangka mengantisipasi potensi dampak bencana banjir akibat cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek, BMKG berperan aktif bersama BPPT, BNPB, TNI AU, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BPBD DKI Jakarta, dan instansi terkait lainnya dalam kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Kegiatan itu sudah mulai dilakukan Hari Minggu, tanggal 21 Februari 2021. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, kegiatan posko TMC dilakukan secara terpusat di Bandara Halim Perdana Kusuma.

"Tim personil BMKG yang terlibat langsung dalam kegiatan Posko tersebut bertugas memberikan informasi kondisi cuaca terupdate setiap saat yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan penyemaian awan," ujar Dwikorita lewat siaran Youtube, Rabu (24/2/2021).

Kegiatan TMC dilakukan dengan cara melakukan penyemaian garam pada sel-sel awan hujan yang berada di atas Laut Jawa dan Selat Sunda, sehingga diharapakan proses kondensasi dapat berlangsung lebih cepat sehingga hujan dapat turun di Laut Jawa dan Selat Sunda sebelum masuk ke daratan.

Baca Juga: Bibit Siklon Tropis Terdeteksi, Waspada Cuaca Ekstrem di Jabodetabek

"Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin," tuturnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini