Pemerintah Ganti 23.064 Dokumen Kependudukan Korban Banjir yang Rusak

Arief Setyadi , Okezone · Rabu 24 Februari 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367756 pemerintah-ganti-23-064-dokumen-kependudukan-korban-banjir-yang-rusak-qNGs1Ly9rB.jpeg Penyerahan dokumen kependudukan di Nganjuk, Jawa Timur (Foto: Kemendagri)

JAKARTA - Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, menyatakan Dukcapil mengganti dokumen kependudukan milik warga yang hilang atau rusak akibar banjir dan longsor. Hingga Senin 22 Februari 2021, sebanyak 23.064 dokumen berhasil diganti.

“Jumlah tersebut terdiri dari 18.730 KK, 3.497 KTP-el, dan 1.197 Akta Kematian. Kami juga mencetakkan 150 lembar Akta Kematian korban,” ujar Zudan seperti dikutip dari situs dukcapil. kemendagri.go.id, Rabu (24/2/2021).

Penggantian dokumen tersebut disambut baik warga korban banjir dan longsor di beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur (Jatim). Mereka senang dan terkejut dengan pelayanan jemput bola penggantian dokumen kependudukan.

Baca Juga: Anak-Anak Korban Banjir Bekasi Dapat Trauma Healing

Dokumen kependudukan yang dimaksud seperti Kartu Keluarga (KK), KTP-el, dan berbagai akta yang hilang atau rusak akibat bencana banjir dan longsor. Seperti dirasakan Winarsih, warga Desa Karangjompo, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jateng, yang datang mengurus pencetakan KTP-el yang rusak akibat banjir.

“Petugasnya gesit dan cepat. Pelayanannya juga bagus dan gratis,” ujar Winarsih.

Hal serupa dirasakan Mia yang hendak mengurus KK. Dirinya sangat terbantu dengan pelayanan tersebut.

“Alhamdulillah saya terima kasih sekali dengan Dinas Dukcapil yang sudah membuka pelayanan ini,” ujarnya.

Baca Juga: Cerita Sejoli yang Menikah di Kala Banjir Melanda Bekasi

Sementara Kepala Dusun Selopuro, Nganjuk, Jawa Timur, Semi menyampaikan banyak terima kasih atas perhatian pemerintah melalui Dinas Dukcapil. Di mana, tanpa lelah melakukan pelayanan penggantian dokumen kependudukan bagi warga setempat yang menjadi korban bencana alam longsor.

“Saya berterima kasih atas aksi cepat tanggap kepada Dinas Dukcapil Kabupaten Nganjuk, juga tim dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kemendagri yang sudah jauh-jauh datang ke sini membantu kami warga korban longsor,” ucap Semi.

Sebagai informasi, sejak terjadi longsor di beberapa titik di Jateng dan Jatim, “Tim Tanggap-Darurat” kolaborasi antara Ditjen Dukcapil Kemendagri dan Dinas Dukcapil setempat telah dengan cepat turun ke lapangan sejak hari Jumat 16 Februari 2021.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini