6 Pekan PPKM, Angka Kematian Akibat Covid-19 di DKI, Jabar dan Bali Menurun

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 24 Februari 2021 14:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367542 6-pekan-ppkm-angka-kematian-akibat-covid-19-di-dki-jabar-dan-bali-menurun-BMG5Yt5lHH.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan enam minggu pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap I dan II, serta PPKM mikro tahap pertama angka kematian Covid-19 di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali menurun.

“Nah itu bisa kita lihat dan bandingkan juga, kalau dari masa sebelum PPKM kita bandingkan dengan 6 pekan berjalan gitu ya, tiga dari 7 provinsi ini telah berhasil menurunkan proporsi angka kematiannya yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat dan juga Bali,” ungkap Dewi dalam dialog “Covid-19 Dalam Angka: Evaluasi PPKM 6 Pekan dan Progres PPKM Mikro di 7 Provinsi Jawa dan Bali” secara virtual, Rabu (24/2/2021).

Dimana persentase angka kematian di DKI Jakarta pada saat sebelum PPKM yakni 1,72%. Kemudian pada saat PPKM I sebesar 1,62%. Pada PPKM II sebesar 1,55% dan pada PPKM mikro sebesar 1,58%.

Selanjutnya Jawa Barat pada sebelum PPKM yakni 1,24%, PPKM I 1,19%, PPKM II 1,23%, dan PPM Mikro 1,11%.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Menurun, Epidemiolog Sebut Masyarakat Takut Kuburan Penuh

Kemudian, Bali sebelum PPKM yakni 2,90%, PPKM I 2,68%, PPKM II 2,61%, dan PPKM mikro 2,69%.

Meskipun demikian, Dewi mengatakan masih ada beberapa provinsi yang angka kematiannya juga masih mengalami kenaikan. “Kemarin juga sempat kita bahas ada beberapa daerah yang ternyata angka kematiannya meskipun persentase kasus aktifnya turun, ternyata angka kematian bisa naik.”

“Contohnya ada di Banten misalnya, di Yogyakarta contohnya, meskipun kalau kita lihat ya nggak terlalu besar perbedaan ya, namun kita melihat memang masih ada peningkatan disana,” katanya.

Dewi mengatakan PR kita adalah bukan hanya menurunkan kasus aktifnya namun juga memastikan kesembuhan dari pasien Covid-19.

“Dan kita PR untuk kita semua bukan hanya menurunkan jumlah kasus aktifnya saja, tetapi juga bagaimana bisa memastikan kesembuhan dari setiap pasien Covid-19 yang ada di seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini