Satgas Covid-19: Jakarta, Jatim dan Banten Effort-nya Luar Biasa Selama PPKM Mikro

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 24 Februari 2021 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367523 satgas-covid-19-jakarta-jatim-dan-banten-effort-nya-luar-biasa-selama-ppkm-mikro-WZPGfKriMm.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan selama enam minggu pelaksanaan PPKM dan PPKM mikro tahap pertama sebanyak tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur berhasil turunkan kasus aktif serta persentase Covid-19.

“Yang saya senang di sini adalah ada 3 Provinsi yang bisa berhasil menurunkan jumlahnya turun, persentasenya turun. Nah ini ada di DKI Jakarta, Banten sama Jawa Timur,” ungkap Dewi dalam dialog “Covid-19 Dalam Angka: Evaluasi PPKM 6 Pekan dan Progres PPKM Mikro di 7 Provinsi Jawa dan Bali” secara virtual, Rabu (24/2/2021).

Dewi menjelaskan kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta sebelum PPKM sebanyak 18.000 dan setelah PPKM berhasil turun sebanyak 13.000. “Contoh gitu ya DKI Jakarta sebelum PPKM, kasus aktifnya 18.000, 6 pekan berjalan berhasil ditekan 13.000, berarti kan kurvanya menurun,” katanya.

Kemudian, Banten sebelum PPKM kasus aktif sekitar 9.300 kasus, kemudian berhasil ditekan menjadi 6.500 kasus. Sama halnya dengan Jawa Timur dimana kasus aktif juga turun dari 6.400 kemudian turun menjadi 4.041 kasus.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Menurun, Epidemiolog Sebut Masyarakat Takut Kuburan Penuh

“Kemudian Banten juga sama di sebelum PPKM ini sekitar 9.300, kemudian 6 pekan berjalan turun ke angka 6.500. Jawa Timur juga sama dari 6.400, dia turun ke angka 4.041,” jelas Dewi.

Dewi mengatakan jika dilihat tiga provinsi ini luar biasa effort-nya selama enam minggu berhasil menekan jumlah kasus aktif.

“Jadi kalau kita lihat disini ya DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Timur ini luar biasa effortnya, karena dalam waktu 6 pekan, bukan hanya menurunkan proporsinya saja, tapi jumlah kasus akhirnya juga berhasil ditekan.”

Selain itu, Dewi mengharapkan semua provinsi di Indonesia bukan hanya bisa menurunkan kasus aktif namun juga persentase kasusnya juga.

“Nah ini yang kita harapkan bukan hanya penurunan persentase tapi juga penurunan jumlah kasus aktif ini pencapaian yang jauh lebih baik lagi.”

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini