Risma Sebut Narkoba Lebih Ampuh Hancurkan Bangsa Ketimbang Perang

Riezky Maulana, iNews · Rabu 24 Februari 2021 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367497 risma-sebut-narkoba-lebih-ampuh-hancurkan-bangsa-ketimbang-perang-cAYJYiuKmj.jpg Mensos Tri Rismaharini (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut ketika ada negara lain yang ingin menghancurkan Indonesia dengan jalan perang merupakan hal yang sulit. Namun, negara tersebut akan lebih mudah menghancurkan Indonesia jika memilih menggunakan senjata narkoba.

Hal itu diungkapkan eks Wali Kota Surbaya ini saat memusnahkan ratusan kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan ganja di Kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2021).

"Saat saya menjadi wali kota saya ingin menyampaikan mungkin ada memang niatan dari bangsa lain ingin menghancurkan negara kita, kalau dengan peperangan rasanya itu sulit saat ini. Namun, caranya menghancurkan bangsa adalah dengan cara narkotika," tutur Risma.

Dia menjelaskan, guna mengatasi permasalahan terkait narkoba, haruslah dilakukan kerja sama yang intens antar stekholders terkait. Menurutnya, dari data Tahun 2019, narkotika, psikotropika, dan zat adiktif atau napza telah menelan korban sebanyak 3,6 juta jiwa.

"Sesuai dengan data yang saya miliki bahwa sampai dengan 2019 ada kurang lebih 3,6 juta korban penyalahgunaan napza, jadi satu kota Surabaya kena semua 3,6 juta itu. Artinya apa bahwa kita memang harus benar-benar serius menangani ini," katanya.

Dia pun bercerita saat melakukan kunjungan kerja ke Mojokerto, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Saat itu, dia menemui lima orang yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

Risma mengaku di awal pertemuan itu dirinya sangat sulit berkomunikasi dengan para korban. Dirinya hanya bertanya, jika nanti sudah sembuh dari ketergantungan, mereka akan menjadi apa.

"Waktu ketemu sama sekali saya sulit berkomunikasi dengan mereka, saya menyampaikan kamu pengen apa kalau kamu sembuh. Saya pengen usaha ini cafe, saya pingin usaha buat sepatu dan kemudian kamu ikut saya ya, kita rawat," ungkapnya.

Baca Juga : BNN Musnahkan 115 Kilogram Ganja dan 84 Kg Sabu

"Alhamdulillah setelah sebulan saya menerima laporan BC WhatsApp mereka dirawat di salah satu balai kita dan ternyata saya melihat gelagatnya mereka sudah normal," imbuhnya.

Setelah mendapatkan laporan itu, Risma langsung meminta stafnya agar dapat mewujudkan cita-cita yang sebelumnya disampaikan oleh mereka. Risma pun bersyukur, sekarang mereka semua telah berwirausaha, dengan membuka kafe atau toko sepatu.

"Alhamdulillah saat ini kurang lebih sudah dua minggu saya meresmikan kafe dan mereka juga membuat sepatu," ucapnya.

Risma pun mengajak siapapun untuk jangan memusuhi para pengguna narkoba. Malahan, Risma meminta agar masyarakat dapat merangkul serta mengajakjak mereka kembali kepada kehidupan semula.

"Mari kita enggak bersedih, mereka kita rangkul dan kemudian bagaimana kita bisa menyelamatkan mereka. Sehingga mereka bisa terputus dari kecanduan dan bisa hidup normal seperti warga yang lain. Itu yang mungkin kita harus mulai, dan jangan kita musuhi," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini