Penyuap Eks Mensos Juliari Batubara Jalani Sidang Perdana Pagi Ini

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 24 Februari 2021 06:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 24 337 2367246 penyuap-eks-mensos-juliari-batubara-jalani-sidang-perdana-pagi-ini-45McwoX5Ex.jpg Penyuap eks Mensos Juliari P Batubara, Harry Van Sidabukke. (Foto : Sindo/Sabir Laluhu)

JAKARTA - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengagendakan sidang perdana untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar M, hari ini, Rabu (24/2/2021). Harry Sidabukke dan Ardian merupakan terdakwa penyuap mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan untuk Harry Sidabukke dan Ardian oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), rencananya digelar pukul 09.00 WIB, pagi. Keduanya bakal didakwa terkait kasus dugaan suap pengadaan bansos Covid-19.

"Sebagaimana informasi yang kami terima, tim JPU KPK telah menerima penetapan hari sidang dalam perkara dugaan korupsi suap Bansos Kemensos tahun anggaran 2020 dengan terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar M," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa, 23 Februari 2021.

"Sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan kedua terdakwa tersebut dijadwalkan besok Rabu, 24 Februari 2021 sekitar jam 09.00 WIB di PN Tipikor Jakarta Pusat," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri menekankan bahwa pihaknya tidak pandang bulu dalam mengusut kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek. Termasuk, pengusutan terhadap pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Firli emastikan bahwa penyidikan kasus dugaan suap pengadaan bansos Covid-19, tidak hanya berhenti di mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Kata Firli, pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara ini akan dibongkar di persidangan.

Baca Juga : Ketua DPC PDIP Kendal Diduga Terima Uang dari Juliari Batubara

"KPK bekerja dengan asas tugas pokok KPK dan semua dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, kita tidak pernah pandang bulu itu prinsip kami. Nanti pada waktunya akan dibuka di depan persidangan," kata Firli kepada awak media, Senin, 15 Februari 2021.

Sekadar informasi, KPK berhasil mengungkap kasus dugaan suap terkait pengadaan bansos berupa paket sembako untuk penanganan Covid-19 di wilayah Jabodetabek, dengan menetapkan lima orang tersangka.

Kelima tersangka itu yakni, mantan Mensos Juliari P Batubara. Kemudian, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dua pihak swasta pemberi suap yakni Ardian IM (AIM), Harry Sidabukke (HS).

Baca Juga : KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Tersangka Suap Bansos Corona untuk Hotma Sitompul

Matheus dan Adi Wahyono diduga mengambil jatah Rp10 ribu dari tiap paket bansos berupa sembako seharga Rp300 ribu, bekerjasama dengan pengusaha Ardian IM dan Harry Sidabukke. Dari jatah Rp10 ribu di tiap paket sembako, diduga ada yang mengalir untuk mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini