Beredar Video Jokowi Disambut Kerumunan di NTT, Istana: Itu Spontanitas Masyarakat

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 23 Februari 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 337 2367089 beredar-video-jokowi-disambut-kerumunan-di-ntt-istana-itu-spontanitas-masyarakat-Pxg0uKmqEv.jpg Foto: Tangkapan layar video viral.

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, beredar video yang menunjukkan iring-iringan kunjungan Kepala Negara saat di Maumere memicu kerumunan warga. 

Nampak presiden melambaikan tangan dari mobil yang ditumpanginya. Di saat yang sama banyak masyarakat yang mencoba mendekati ke mobil dengan berkerumun.

“Benar itu video di Maumere. Setibanya di Maumere, Presiden dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Bendungan Napun Gete,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Selasa (23/2/2021).

Baca juga: Sebut Paling Banyak Minta Bendungan, Jokowi: Kunci Kemakmuran NTT Adalah Air

“Saat dalam perjalanan, masyarakat sudah menunggu rangkaian di pinggir jalan, saat rangkaian melambat, masyarakat maju ke tengah jalan sehingga membuat iring-iringan berhenti,” lanjutnya.

Bey mengatakan bahwa kejadian tersebut merupakan bentuk spontanitas dan antusias masyarakat Maumere menyambut kedatangan Presiden Jokowi. Menurutnya pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi juga mengingatkan pentingnya protokol kesehatan.

“Dan kebetulan mobil yang digunakan Presiden atapnya dapat dibuka, sehingga Presiden dapat menyapa masyarakat, sekaligus mengingatkan penggunaan masker. Karena kalau diperhatikan, dalam video tampak saat menyapa pun Presiden mengingatkan warga untuk menggunakan masker dengan menunjukkan masker yang digunakannya,” jelasnya. 

Baca juga: Jokowi Hadiri Vaksinasi Covid-19 Massal Insan Pers di GBK

Terkait pembagian suvenir, Bey mengatakan itu bentuk penghargaan Presiden terhadap antusiasme masyarakat. Namun dia menegaskan bahwa Presiden tetap mengingatkan untuk menaati protokol kesehatan.

“Itu spontanitas presiden untuk menghargai antusiasme masyarakat, suvenirnya itu buku, kaus dan masker. Tapi poinnya, Presiden tetap mengingatkan warga tetap taati protokol kesehatan,” pungkasnya. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini